Kesimpulan Nicho Silalahi Terhadap Buka-Tutup Ekspor Batu Bara: Akhirnya Aku Faham Jabatan Presiden di Bawah Menteri

Kesimpulan Nicho Silalahi Terhadap Buka-Tutup Ekspor Batu Bara: Akhirnya Aku Faham Jabatan Presiden di Bawah Menteri

R
Muh Ikhsan
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial Nicho Silalahi kembali berkomentar terkait buka-tutup kran ekspor batu bara. Nicho berkesimpulan, dengan melihat fenomena ekspor tersebut, presiden berada di bawah menteri.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang ekspor batu bara sebagai alternatif atas kebutuhan listrik dalam negeri.

Keputusan Jokowi menutup kran ekspor batu bara ditanggapi positif oleh beberapa periset, salah satunya adalah analis riset senior MineLife, Gavin Wendt.

Gavin mengatakan, keputusan Indonesia tentu akan membuat pasar menjadi kaget, tapi sebenarnya bukan hal yang mengejutkan karena mencerminkan agenda ekonomi nasionalis pemerintah Indonesia.

“Ini Pemerintah yang sangat proaktif dalam melaksanakan undang-undang untuk melindungi kepentingan Indonesia,” katanya dilansir dari Liputan6.com Rabu 12 Januari 2022.

Baca Juga

Namun, belum lama kebijakan larangan ekspor batu bara ditetapkan, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut akan membuka kembali keran ekspor batu bara RI tepat pada hari ini Rabu 12 Januari 2022 secara bertahap.

Bahkan, pada Senin malam 10 Januari 2022, setidaknya ada 14 kapal yang telah terisi batu bara dan diverifikasi sudah bisa dilepaskan segera untuk bisa ekspor.

Kebijakan buka-tutup kran ekspor batu bara itu ditanggapi dengan gaya sindiran oleh Nicho Silalahi.

Pegiat media sosial itu bahkan tidak ragu mengatakan bahwa jabatan presiden berada di bawah jabatan menteri.

“Akhirnya aku faham jabatan Presiden dibawah Mentri,” ujar Nicho melalui akun Twitternya pada Rabu 12 Januari 2022.

Nicho mencontohkan fenomena buka-tutup ekspor batu bara yang awalnya ditutup oleh Jokowi, lalu dibuka kembali oleh Menteri.

“Contohnya Presiden Tutup Ekspor Batubara dan Menteri malah buka atas nama Pemerintah, berarti saat ini Presiden Tanpa Pemerintah,” cuit Nicho.

Karena itu, Nicho mengambil kesimpulan bahwa pemerintah saat ini hanya di lingkup menteri saja.

“Yang punya nama Pemerintah yang menteri, bener gak sih? Jika aku salah ya Presiden Pecat Mentrinya,” tutup Nicho Silalahi.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.