Terkini.id, Makassar – Keberlanjutan nasib Pendidikan Non Formal (PNF) kembali dibahas. Kali ini, Ismail Mahmud, mahasiswa jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) bersama pegiat PNF lainnya bertemu dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud RI), Nadiem Makarim dalam forum lanjutan pada Jumat, 31 Januari 2020.
Ismail mengungkapkan, apa yang dibahas dalam forum yang dilangsungkan di Senayan Jakarta ini masih seperti pembahasan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI lalu. Yakni agar PNF diberikan posisi tersendiri dalam struktural pendidikan sesuai dengan UU Sisdiknas.
“Pembahasannya sama seperti di Komisi X DPR RI kemarin,” ungkapnya.
Dalam forum tersebut, lelaki asal Sinjai ini pun melemparkan pertanyaan akan dikemanakan alumni jurusannya bila Dirjen PAUD Dikmas tetap dihapus.
“Saya menyampaikan juga bahwa ketika Dirjen PAUD dan DIKMAS dihapuskan maka akan dikemanakan alumni jurusan pendidikan luar sekolah,” cemasnya.
- UKT Naik, Komisi X Pertanyakan Penggunaan Anggaran Pendidikan 20 Persen dari APBN
- Nadiem Makarim Jadi Sasaran Amuk Anggota DPR : Masih Banyak Guru - Guru yang Menangis !
- Nadiem Makarim Jadi Sorotan Setelah diamuk DPR, Dari Mana Sumber Besaran Gaji PPPK ?
- Bukan Hanya Tim Bayangan, Berikut Sederet Kebijakan Kontroversial Nadiem Makarim
- Profil dari Sosok Anita Jacoba Gah, Anggota DPR yang Berani Marahi Nadiem Makarim Soal Gaji Guru dan Masalah PPPK
Mahasiswa angkatan 2016 ini juga meminta agar ada porsi tersendiri dalam menangani PNF di Indonesia. Dalam hal ini, ia tetap bersikukuh untuk tetap diadakannya direktorat sendiri bagi PNF.
“Kami tetap meminta agar ada direktorat khusus yang menangani terkait tugas-tugas dari pendidikan Non Formal,” ujarnya.
Terakhir, ia mengaku turut senang ketika dapat ikut andil dalam forum yang sifatnya tertutup dan bertemu langsung dengan Mendikbud. Apalagi dirinya bercerita hanya dialah peserta forum yang masih berstatus mahasiswa sedangkan lainnya merupakan praktisi atau pegiat PNF yang sudah malang melintang.
“Senang karena bisa diundang langsung dan berdiskusi dengan Pak Nadiem untuk menyampaikan gagasan. Apalagi yang hadir cuman saya mahasiswa, lainnya itu praktisi dan akademisi PNF terkemuka seperti guru besar Hafid Abbas, Yatim, Supriyono, Yoyon dan lainnya,” tutupnya.
Citizen Reporter : Anita Nur Fadhilah Halid
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
