Terkini, Makassar – Kesatuan Tour Travel Haji dan Umroh Indonesia (Kesthuri) Sulawesi Selatan sedang memberangkatkan sebanyak 80 pax jamaah. Jamaah-jamaah tersebut merupakan gabungan dari jamaah sejumlah biro perjalanan umrah.
Puluhan jamaah yang diberangkatkan itu merupakan konsorsium dari empat travel.
Namun, salah satu travel yang tergabung di dalamnya adalah Salsabila yang diduga mengalami masalah finansial sehingga meminta dana tambahan dari jemaahnya.
Bahkan ada kabar beredar kalau ada jemaah umrah yang tertahan di Arab Saudi. Namun, hal itu dibantah oleh Kesturi Sulsel.
Ketua DPD Kesatuan Tour Travel Haji dan Umroh Indonesia (Kesthuri) Sulawesi Selatan, Muhammad Sirajuddin menegaskan bahwa tidak ada jemaah yang terlantar dan tidak dipulangkan seperti yang beredar, semuanya sesuai jadwal.
- Asmo Sulsel Siapkan Garda Terdepan Penjualan New Honda Vario Evo 160 Lewat Edukasi #Cari_Aman
- Ketua TP PKK Gowa Terima Penghargaan Zero Dose, Komitmen Perkuat Imunisasi Anak
- HUT Dekranas 2026 dan HKG PKK Dongkrak Okupansi Hotel di Makassar hingga 90 Persen
- Makassar Raup Manfaat Besar dari HUT Dekranas 2026, Transaksi Pameran Capai Rp5 Miliar
- Munafri Dampingi Fadli Zon Tinjau Benteng Rotterdam, Revitalisasi Ditargetkan Dimulai Tahun Ini
“Jemaah yang berangkat melalui konsorsium Kasturi ini berjumlah total 80 orang. Para jemaah melangsungkan ibadah umroh selama 12 hari dengan perjalanan,” benernya.
Hanya saja jemaah dari salah satu anggota Kesturi yang tergabung dalam konsorsium ini mengalami kendala saat pelaksanaan umrah yakni jemaah Salsabila.
“Travel Salsabila belum menyelesaikan sepenuhnya tanggungjawabnya terhadap broker. Tidak ada pengusiran di hotel! Tidak ada penahanan paspor. Kami dari Kesturi justru mencarikan jalan terbaik untuk membantu Salsabila,”demikian kata Sirajuddin.
Sebagaimana informasi yang diterima terkini.id bahwa jamaah Salsabila yang mengalami masalah di tanah suci bahkan harus melakukan penambahan biaya sebesar Rp4 juta.
“Sekali lagi, kami pastikan para jamaah kembali ke tanah air dan uangnya dikembalikan oleh pihak Salsabila,”katanya.
Atas kejadian ini, pihak Kesthuri akan memberikan sanksi tegas berupa teguran.
“Kami akan memberikan sanksi berupa teguran keras. Kami juga akan memberikan pembinaan kepada anggota yang memiliki masalah sehingga hal seperti ini tidak terjadi lagi. Bagaimana pun kami asosiasi tidak mungkin meninggalkan anggota yang sedang dalam masalah,”tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
