Ditagih Biaya PCR di Bandara, Jemaah Umrah: Apa Masih Kurang Umat Dimintai Uang

Ditagih Biaya PCR di Bandara, Jemaah Umrah: Apa Masih Kurang Umat Dimintai Uang

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan seorang jemaah umrah yang baru saja pulang dari Tanah Suci protes ditagih biaya PCR setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, viral di media sosial.

Video jemaah umrah protes ditagih biaya PCR di Bandara Soetta itu viral usai diunggah pengguna Twitter Ravispa_STB, seperti dilihat pada Rabu 30 Maret 2022.

Dalam narasi cuitannya, netizen itu menyebut uang jemaah umrah disukai tapi umatnya malah dipersulit.

“Uangnya disukai Tapi Umatnya dipersulit,” cuit netizen Ravispa_STB.

Ditagih Biaya PCR di Bandara, Jemaah Umrah: Apa Masih Kurang Umat Dimintai Uang

Dilihat dari video itu, tampak seorang jemaah umrah mengaku baru saja tiba di Bandara Soetta usai melaksanakan ibadah di Tanah Suci.

Baca Juga

“Saudara-saudara, ini jemaah umrah yang baru saja turun di Bandara Soekarno-Hatta,” ujar pria jemaah umrah itu.

Ia pun menyebut, sebelum dirinya pulang ke Tanah Air dia telah dites PCR di bandara Arab Saudi dan hasilnya negatif.

Akan tetapi, kata sang jemaah, saat tiba di Tanah Air ia diharuskan tes PCR lagi di bandara dan dibebankan biaya.

“Sebelum kita berangkat dari Saudi Arabia sudah di PCR dan hasilnya negatif. Ternyata sampai di sini, kita juga harus PCR dan dibayar,” ungkapnya.

Pria paruh baya itu pun lantas mempertanyakan kebijakan pemerintah yang membebankan biaya PCR kepada para jemaah umrah tersebut.

“Apa maksud dari kebijakan pemerintah, sementara PCR di sini juga harus membayar,” tuturnya.

Terkait kebijakan tersebut, jemaah itu pun mempertanyakan kepada pemerintah apakah uang dari umat masih kurang sehingga harus dibebankan lagi biaya PCR sementara kondisi ekonomi mereka juga kekurangan.

“Masih kurang umat ini diminta dananya, uangnya? Sementara kita dalam kondisi yang kurang,” tanya jemaah itu.

Lebih lanjut, jemaah umrah tersebut memohon kepada MUI agar meminta kepada pemerintah untuk tidak mempersulit tamu-tamu Allah dengan biaya PCR di bandara.

“Kami mohon agar Majelis Ulama Indonesia meminta kepada pemerintah agar tamu-tamu Allah yang baru pulang ini jangan sampai dipersulit kembali,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.