Terkini.id, Makassar – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar, Ahmad Susanto meminta pemuda mengambil peran dalam menangani situasi krisis.
Pasalnya, aksi tawuran, perang kelompok, dan peredaran narkotiba yang melibatkan pemuda masih kerap terjadi. Menurutnya, kehadiran pemuda sebagai mitigasi sosial sangat diperlukan.
“Pemuda saat ini diperhadapkan pada situasi krisis dan ditantang untuk memberi solusi,” kata Ahmad Susanto.
Ahmad mengatakan Perda Nomor 6 tahun 2019 tentang Kepemudaan menekankan tiga peran utama yang mesti dilakoni pemuda Makassar. Pertama menjadi kekuatan moral, kedua menjadi kontrol sosial atau mitigasi sosial, dan ketiga menjadi agen perubahan.
Di depan pemuda Makassar, Ahmad juga mengungkapkan program KONI Makassar dalam mengarahkan pemuda sebagai mitigasi sosial melalui kegiatan balap lantang bangngia (Lantang Bangngia Road Race) dan lari lantang bangngia (Lantang Bangngia Run Race) pada Ramadan lalu.
- Wali Kota Dorong KONI Makassar Bangun Ekosistem Olahraga Makassar yang Berkarakter dan Berprestasi
- Wali Kota Dorong KONI Makassar Bangun Ekosistem Olahraga Makassar yang Berkarakter dan Berprestasi
- Buka Raker KONI, Walikota Munafri: Olahraga Prioritas Pemerintah Kota
- Alfon Romio Limbunan Terpilih Aklamasi sebagai Ketua POSSI Makassar 2025-2029
- Dorong Prestasi di PON, Pemkot Makassar Minta KONI Fokus Pembinaan Atlet
Dua program ini sukses mengeliminasi kasus balapan liar di Makassar. Data Polrestabes Makassar, kata dia, jika tahun sebelumnya aksi balap liar dan tawuran kelompok marak, ramadan tahun ini, trennya menurun sangat signifikan.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo, menyampaikan Perda Kepemudaan merupakan salah satu regulasi yang sangat penting.
Sebab, kata dia, menjaga generasi muda harus disertai dengan peraturan perundang-undangan hingga peraturan daerah sebagai payung hukum.
“Kota Makassar sudah memiliki Perda yang mengatur soal kepemudaan, sehingga dengan adanya Perda Kepemudaan ini, Pemkot Makassar memiliki payung hukum untuk mengalokasikan anggaran kepemudaan,” kata Rudianto Lallo.
Politisi Partai NasDem ini, menyebut alokasi anggaran kepemudaan ini diharapkan bisa mendorong para pemuda melakukan kegiatan-kegiatan kreatif.
Rudianto juga menyinggung, masa depan bangsa Indonesia, berada di tangan para pemuda hari ini, termasuk anak muda yang ada di Makassar.
“Jika ingin meneropong bagaimana masa depan negeri ini nanti maka yang harus dilihat adalah potensi yang dimiliki pemudanya,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
