Terkini.id, Jeneponto – Pencegahan Stunting menjadi program prioritas Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Jeneponto. Keputusan itu sesuai hasil rapat koordinasi tim Penggerak PKK se-Indonesia yang dilaksanakan pada awal Februari 2019 lalu.
Untuk itu, stunting dirumuskan dalam program prioritas dalam program kerja PKK se-Kabupaten Jeneponto.
Hal itu diungkapkan Ketua TP PKK Jeneponto Hj Hamsiah Iksan saat menjadi narasumber pada acara koordinasi dan advokasi konvergensi percepatan penurunan stunting di Aula Viaty Kodim Jeneponto, Senin, 10 Februari 2020.
“Tim penggerak PKK dan seluruh kader PKK di semua kecamatan dan desa/kelurahan wajib berperan aktif dalam pencegahan stunting,” tegas Hj Hamsiah Iksan.
Hj Hamsiah Iksan yang juga Ketua Forum Kabupaten Sehat Jeneponto ini mengungkapkan, bentuk komitmen bersama TP PKK dalam mencegah stunting melalui 10 program pokok PKK.
- Wali Kota Makassar dan BKKBN Sulsel Perkuat Kolaborasi Penanganan Stunting
- Makassar Sambut Delegasi Dunia di IGS 2026, Perkuat Diplomasi dan Kerja Sama Internasional
- Ribuan Pelaku UMKM Kumpul di Four Points Makassar, Terima Coaching Bisnis lewat Event BEST 1
- Pemkot Makassar Amankan Aset Fasum 4,3 Hektare di Perumnas Sudiang, Pasang Papan Penanda
- Hadiri Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan, Kelurahan dan Desa, Bupati Jeneponto Harap ini
“Untuk langkah konkrit upaya pencegahan stunting, semua pihak terkait harus aktif, terutama para kader untuk dapat bekerja semaksimal mungkin,” jelasnya.
Hj Hamsiah Iksan mengajak seluruh Pengurus TP PKK untuk menerapkan 10 program PKK sehingga dapat terealisasi tepat pada sasaran.
“Semua ketua TP PKK Kecamatan harus fokus dan berperan aktif pada pencegahan stunting, saya minta kepada pemerintah daerah untuk mengevaluasi pak camat yang ketua TP PKK-nya tidak berhasil menekan dan mencegah stunting,” tegasnya.
Istri Bupati Jeneponto ini juga menyampaikan kepada peserta koordinasi dan advokasi percepatan penurunan stunting, pengertian stunting.
“Apapun pengertiannya, stunting bisa terjadi dimulai sejak janin dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia 2 tahun, yang dicirikan oleh tubuhnya yang pendek, tetapi juga keterbelakangan kognitif dan psikomotoriknya,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
