Masuk

Ketum Komite OSIS Nasional Dukung Kadisdikbud NTB Sukseskan Pembinaan Siswa Lewat FOSISMA

Komentar

Terkini.id, NTB – Forum OSIS Nusa Tenggara Barat atau FOSISMA adalah wadah silaturahmi bagi pengurus OSIS SMA/SMK/MA se- Provinsi NTB yang bertujuan untuk silaturahmi, komunikasi, diskusi dan saling bertukar fikiran untuk mensukseskan kegiatan pembinaan kesiswaan di Sekolah atau Madrasah melalui OSIS.

Terbentuknya FOSISMA ini tidak terlepas dari peran penting dan kepedulian yang luar biasa dari Dr. H. Aidy Furqan, M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi NTB.

“Kami menyambut baik kedatangan dari pengurus pusat DPP Komite OSIS Nasional Indonesia di Kantor Dikbud NTB,” ujar Dr. Aidy.

Baca Juga: Ketum Komite OSIS Nasional Tinjau Sarana dan Prasarana Siswa di MAN 2 Ngawi

Menurutnya, dengan adanya sinergi serta kolaborasi antara Komite OSIS Nasional dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB sangatlah bagus.

“Mengingat Nasional dan Daerah perlu bersama-sama bergotong royong mensukseskan kegiatan pembinaan kesiswaan di sekolah” tambahnya.

“Betul apa yang dikatakan oleh Ketua Umum Komite OSIS Nasional bahwa FOSISMA baru ada di Nusa Tenggara Barat, sejauh ini di provinsi lainnya hanya FOSIS saja,” sambungnya.

Baca Juga: Gandeng PC IPNU Ciamis, Komite OSIS Nasional Gelar Sosialisasi Campus Exhibition Goes to School

Sementara itu, Ketua Umum Komite OSIS Nasional Ahmad Wahyu Saputra mengucapkan terimakasih banyak atas kinerja dan support luar biasa dari Kadisdikbud NTB yang telah totalitas mengembangkan lembaga OSIS disekolah menjadi lebih baik.

“Ke depannya kami berharap DPD Komite OSIS Nasional Provinsi NTB dapat menjadi wadah silaturahmi dan berhimpun bagi Pembina OSIS,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Ahmad Wahyu, Komite OSIS Nasional akan mensosialisasikan program OSIS Berdaya bagi Sekolah atau Madrasah SMP/MTs – SMA/SMK/MA se- Provinsi NTB dengan tujuan agar OSIS bisa mandiri baik secara finansial, fasilitas dan sarana prasarana penunjung kegiatan kesiswaan di sekolah.