Terkini.id, Jakarta – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali beraksi dengan menyerang warga sipil. Serangan kali ini terjadi di Kampung Sori, Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kapolres Persiapan Maybrat, Kompol Bernadus Okoka Bernardus, mengatakan KKB melakukan serangan terhadap dua warga sipil.
Akibat serangan tersebut, menewaskan seorang warga sipil berinisial OA. Sementara seorang lainnya berinisial KS mengalami luka serius. Saat ini, korban masih dalam perawatan intensif di rumah sakit.
Bernadus mengatakan usai membunuh korbannya, pelaku sempat berfoto dengan jasad korban.
KKB lantas berupaya menyebarkan foto tersebut kepada masyarakat. Tujuannya, tak lain untuk meneror warga agar mereka merasa ketakutan.
- Plt Dirut PDAM Makassar Terima Danyonkav-10, Bahas Layanan Air Bersih Asrama
- Pemkab Gowa Tunda Beautiful Malino 2026 hingga Waktu Belum Ditentukan
- Kualleangngang Tallanga Na Toalia, Nautika FC Tumbangkan Tamalatea Junior, Skor Telak 7-0
- Menolak Kedangkalan Digital: Menakar Ulang Konsep Diri dan Citra Perempuan di Tengah Arus Algoritma Media Sosial
- Pecahkan Rekor Produktivitas, Dosen Polbangtan Kementan Raih Penghargaan Bergengsi di Dies Natalis ke-8
“Setelah mereka melakukan pembunuhan terhadap warga, para pelaku ini foto bersama jasad korban. Kemudian foto itu mereka edarkan untuk meneror warga,” kata Bernadus dalam keteranganya pada Selasa 15 Desember 2020.
Tak hanya menyerang warga sipil, kata Bernadus, KKB juga merusak tiga kendaraan bermotor. Dari ketiga motor itu, satu di antaranya merupakan milik korban.
Sedangkan dua unit motor lainnya merupakan milik warga yang saat kejadian berada tak jauh dari lokasi.
Menurut Bernadus, otak di balik serangan yang menewaskan korban jiwa ini diduga
kelompok dari Komite Nasional Papua Barat (KNPB).
Bernadus menjelaskan, terkait serangan tersebut, polisi menerima laporan penganiayaan pada Jumat 11 Desember 2020 sekitar pukul 07.30 WIT.
Setelah mendapat laporan itu, polisi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengevakuasi jasad korban.
“Polisi menerima laporan penganiayaan itu pada Jumat 11 Desember 2020 sekitar pukul 07.30 WIT,” kata Bernadus.
“Setelah mendapat laporan, Polisi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban. Korban terluka dibawa ke Rumah Sakit Umum Keyen Kabupaten Sorong Selatan.”
Sampai saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Dari kejadian ini, pihak kepolisian sudah mengamankan barang bukti berupa motor milik korban.
“Sementara polisi telah mengambil motor tersebut sebagai barang bukti,” kata Bernadus.
Lebih lanjut, Bernadus menjelaskan, serangan tersebut juga ternyata memiliki dampak, yakni berimbas pada jalannya pemerintahan daerah setempat yang terganggu.
Aktivitas pemerintahan di Kabupaten Maybrat diketahui sampai saat ini masih terhenti. Sejumlah kantor masih tutup hingga hari ini.
Tak hanya itu, aktivitas warga pun demikian. Sebagian besar masyarakat memilih untuk berdiam diri di rumah karena teror yang disebarkan oleh KKB membuat mereka ketakutan.
Bernadus mengatakan, pihak kepolisian sampai saat ini masih menyelidiki kasus yang menewaskan seorang warga itu. Sejumlah saksi pun, kata dia, telah diperiksa.
“Kita telah mengantongi identitas pelaku dan sedang melakukan pengejaran bersama TNI,” kata Bernadus.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
