Terkini.id, Makassar – Calon Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan”Danny” Pomato mengklaim sudah menguasai tema debat publik putaran kedua tersebut.
Hal itu dibuktikan dengan kinerja saat menjabat Wali Kota Makassar pada periode sebelumnya.
KPU telah menetapkan tema debat publik putaran kedua akan berlangsung 24 November 2020 di Kompas TV, mengusung isu pertumbuhan ekonomi, reformasi birokrasi, penataan kota, dan pelayanan publik.
“Temanya bagus, karena topiknya paling mencolok, bisa diukur 5 tahun sebelum pemerintahan era saya, lalu masa jabatan saya, dan pemerintahan saat dipegang Pj wali kota atau gubernur selama 2 tahun ini, ukurannya sangat jelas untuk dibandingkan,” kata Danny Pomanto, Selasa, 24 November 2020.
Menurutnya, terkait tema reformasi birokrasi, di masanya sebelum Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) terbentuk, ia telah melakukan kebijakan lelang jabatan hingga di tingkat kecamatan dan kelurahan dengan melibatkan assesmen dari Lembaga Administrasi Negara (LAN).
- Puluhan UMKM Ikuti UMK Academy 2026 di Makassar, Fokus Green Business dan Digital Marketing
- Grand Opening Bursa Sajadah Makassar, Kemenhaj Sulsel: Jawaban Kebutuhan Jamaah dan Peluang UMKM Lokal
- Pengabdian Kepada Masyarakat: UNM Sukses Melaksanakan Pelatihan Budidaya Tanaman Secara Kultur Jaringan di SMKN 3 Takalar
- Asmo Sulsel Gelar Honda Premium Matic Day 2026 di Maros Selama Tiga Hari
- Semen Tonasa Raih Penghargaan pada HUT ke-66 Pangkep, Buktikan Kontribusi Nyata bagi Daerah
Termasuk pula dengan pertumbuhan ekonomi Makassar di masa Danny meningkat menjadi 8,23 persen. Hal itu di atas pertumbuhan ekonomi Sulsel yang hanya rata-rata 7 persen. Pertumbuhan ekonomi nasional sendiri hanya rata-rata 5 persen kala itu.
“Variabel pertumbuhan ekonomi ada dua indikator besarnya, baik economy growth atau inflation rate-nya, lalu akibatnya ada pada PDRB, income perkapita, gini ratio, dan Indeks Pertumbuhan Manusia. pendapatan akan bagus jika ekonomi tumbuh, ekonomi tumbuh kalau PAD meningkat, berputar seperti roda, berputar antara pendapatan dan belanja, makin kencang makin jauh jalannya,” tutur Danny.
Danny menambahkan, di masanya pula pelayanan publik makin baik, terbukti dengan beberapa penghargaan resmi seperti Piala Adipura, hingga Adipura tingkat ASEAN.
Begitu pula pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Makassar yang juga melibatkan kaum millenial sebagai aktor dari tumbuhnya ekonomi kreatif.
“Di jaman pemerintahan saya, Makassar ditetapkan oleh UNESCO sebagai destinasi wisata Gastronomi karena Makassar kaya akan ragam kulinernya,” pungkas Wali Kota Makassar periode 2014-2019 ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
