“Pasangan ini memang sangat ideal untuk memajukan Sulawesi Selatan, khususnya kami di Kabupaten Luwu baik secara ekonomi, budaya, kesehatan, dan pertanian. Apalagi daerah kita ini potensinya sangat bagus, tetapi masuk daerah tergolong miskin,” ungkapnya.
Para anggota DPRD Luwu berkomitmen untuk menjadikan Luwu sebagai salah satu lumbung suara utama bagi Andalan Hati pada Pilgub Sulsel.
“Mengenai kemenangan, insyaallah seperti yang dikatakan teman-teman (fraksi) lainnya, 80 persen suara untuk Andalan Hati di Kabupaten Luwu,” ucapnya.
Diketahui, Andalan Hati diusung 10 partai pada Pilgub Sulsel, yakni NasDem, Golkar, Gerindra, Demokrat, Perindo, PKS, Hanura, PSI, Gelora, dan PAN.
Khusus di Luwu, dari 35 total anggota DPRD, 21 di antaranya merupakan kader dari parpol koalisi Andalan Hati. Masing-masing, NasDem 6 kursi, Golkar 5 kursi, Gerindra 5 kursi, Demokrat 3 kursi, Perindo 1 kursi, dan PKS 1 kursi.
- PT Vale Catat Kinerja Keuangan Solid pada Triwulan I 2026, Perkuat Fondasi Pertumbuhan
- Menghidupkan Semangat Kartini, PLN UID Sulselrabar Ajak Berbagi Lewat Donor Darah
- Berkat Program TJSL PLN, Produk UMKM Rumah BUMN Selayar Tembus Pasar Modern
- PLN Hadirkan Listrik untuk Petani Bone, Produktivitas Naik dan Biaya Operasional Turun sampai 74 Persen
- Krisis Air di Wilayah Utara Kota, Komisi B DPRD Makassar Turun Langsung Cek Jaringan Pipa
Deretan partai tersebut mempunyai sikap berbeda pada pemilihan bupati (Pilbup) Luwu, tetapi solid mendukung Andalan Hati pada Pilgub Sulsel. Gerindra mengusung Agussalim-Erwin Barabba; Golkar dan Demokrat di kubu Patahuddin-Dhevy Bijak; serta NasDem, PKS, dan Perindo kompak di Arham Basmin-Rahmat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
