Kolom Kosong Berlanjut, Akademisi Sebut Warga Makin Simpati Terhadap Danny Pomanto

Terkini.id, Makassar – Ketua Jurusan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Andi Ali Armunanto menyebut serangan terhadap Danny Pomanto justru semakin menimbulkan rasa simpati dari masyarakat. 

“Ada rasa simpati yang muncul dari masyarakat, ini kelanjutan dari kolom kosong bahwa ada pihak tertentu yang zalim terhadap Danny Pomanto. Sehingga mereka bukannya menjadi benci, tetapi justru makin simpati,” kata Anto, sapaannya, Jumat, 13 November 2020.

Anto mengaku tak heran bila pada akhirnya survei menunjukkan pasangan ADAMA’ makin jauh meninggalkan lawan-lawannya. 

Baca Juga: Program Uji Coba Makasssar Recover, Pemerintah Telah Gelontorkan 50,2 M

Seperti Saiful Mujani Recearch & Consulting (SMRC) yang merilis surveinya akhir Oktober lalu, menempatkan Danny-Fatma di posisi puncak.

Danny-Fatma memiliki tingkat elektabilitas 41,9 persen. Sedangkan Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-ARB) dan Syamsu Rizal-Fadli (Dilan) bersaing ketat di posisi runner up atau kedua. Selisihnya terpaut tipis. Appi-Rahman 17,8 persen, dan Dilan 16,6 persen. 

Baca Juga: Danny Pomanto Minta AJB Bumiputera Segera Bayar Dana Pensiun dan...

Di posisi ke empat atau terakhir ditempati Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun NH (None), 6,8 persen. Tidak menjawab atau tidak tahu, tercatat ada 16,9 persen.

Anto tidak menampik anggapan bahwa Danny-Fatma saat ini tinggal menjaga kemenangan hingga saat pencoblosan 9 Desember nanti. 

“Kalau kita merujuk hasil survei kemarin, itu bisa saja terjadi. Namun, juga harus ingat bahwa lawan-lawan Danny-Fatma pasti juga tetap menerapkan strategi dan melakukan pergerakan politik,” pungkasnya.

Bagikan