Terkini.id, Makassar – Sebanyak 700 siswa Sekolah Islam Athirah Makassar menjalani proses vaksinasi. Mereka antusias dengan harapan sekolah tatap muka bisa digelar secepatnya.
Pasalnya, virus corona yang semula diyakini lebih berbahaya bagi orang dewasa, kini semakin mengancam anak-anak.
Program vaksinasi gratis tersebut berlangsung selama dua hari di area gedung Sekolah Islam Athirah yang berada di Jalan Kajaolalido nomor 22 dengan target 2 ribu peserta.
Area pelayanan dibagi untuk mengantisipasi antrean dan proses vaksinasi berada di area terbuka.

Selain menyasar vaksinasi untuk usia pelajar, Islam Athirah Makassar juga membolehkan pihak keluarga siswa, siswa dari sekolah lain, hingga membuka untuk umum.
- Binda Sulsel Gencarkan Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Bulukumba
- Tinjau Vaksinasi Anak di Pekanbaru, Airlangga Motivasi Para Murid SD
- Tim Pengendali Covid-19 Jeneponto Terus Sosialisasi Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, Maret Harus Tuntas
- Belum Vaksinasi, Orang Tua Siswa SD Inpres Tidung 2 Keluhkan Anaknya Dapat Tugas Kliping 75 Lembar
- Realisasi Vaksinasi Anak di Makassar Sentuh 43 Ribu
Ketua Panitia Imelda Makkuassang menuturkan pada hari pertama pihaknya menargetkan seribu peserta. Adapun jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac.
“Dosis vaksin untuk usia anak dan dewasa berbeda,” ujar Imelda, Jumat, 16 Juli 2021.
Lantaran anak usia 12-17 tahun belum memiliki KTP sebagai syarat pendaftaran, Imelda menyebut mereka cukup memperlihatkan NIK Kartu Keluarga.
Sebelum melakukan vaksinasi, Imelda menuturkan lebih dulu melakukan seminar ihwal pentingnya vaksinasi anak. Hal itu untuk merangsang dan mengajak anak-anak terlibat vaksinasi.
“Setelah mereka tahu pentingnya vaksinasi, mereka akhirnya antusias mendaftar untuk ikut,” ucapnya.
Saat ini, Imelda mencatat ada sekitar 700 siswa dari Sekolah Islam Athirah yang telah mendaftar untuk mengikuti kegiatan vaksinasi.
“Sudah banyak siswa yang vaksin duluan, yang mendaftar saat ini itu anak-anak SMP dan SMA,” ungkapnya.
Imelda berharap upaya percepatan vaksinasi anak dapat menjadi pintu masuk untuk mempercepat proses sekolah tatap muka.
“Artinya kita sudah merasa aman. Seluruh guru dan karyawan juga sudah melakukan vaksinasi, mereka yang bisa masuk ke sekolah harus memperlihatkan kartu vaksinasi,” paparnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
