Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi menanggapi pernyataan kontroversial Said Didu yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut ‘menggebuk’ Islam.
Lewat cuitannya di Twitter, Rabu 23 Desember 2020, Eko Kuntadhi menilai komentar Said Didu itu mengadu domba publik.
“Wuihhh komentarnya, kok ngadu domba banget,” cuit Eko Kuntadhi.
Dalam cuitannya itu, Eko membagikan foto tangkapan layar cuitan kontroversial Said Didu yang diunggahnya di Twitter Msaid_didu pada Selasa 22 Desember 2020.
Dilihat dari foto tangkapan layar tersebut, tampak Said Didu menyampaikan terima kasih atas penjelasan dari Qodari terkait alasan Presiden Jokowi mengganti Menag.
- Kisah Helmi, Mewarisi Sang Ayah Berangkat ke Baitullah, Jadih CJH Termuda Jeneponto
- Promo "Crazy Red" Dalton Hotel Makassar, Staycation Nyaman dengan Harga Spesial
- Siapkan Kreator Pertanian Hebat, Polbangtan Kementan Gelar Workshop Digitalisasi Konten Pertanian Berbasis AI
- Kuburan Covid-19 di Gowa Akan Dialihfungsikan? Jenazah Mantan Wali Kota Ternate Mulai Direlokasi
- APINDO Gandeng Pemkab Barru Promosikan Investasi dan UMKM di Rakerkonas 2026
“Terima kasih atas penjelasan mas Qodari,” cuitnya.
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN ini mengungkapkan bahwa dirinya akhirnya tahu Presiden menginginkan Menag Gus Yaqut untuk ‘menggebuk’ Islam.
“Akhirnya kami tahu bahwa Bapak Presiden inginkan Menag untuk ‘menggebuk’ Islam,” tulisnya.
Mengakhiri cuitannya itu, Said Didu kembali mengucapkan terima kasih atas penjelasan dari Qadri.
“Sekali lagi terima kasih,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
