Pembukaan cabang Quicktest di Bali, Medan, Balikpapan, dan Makassar dilakukan secara serempak dan turut dimeriahkan oleh kehadiran beberapa selebgram ternama.
Kini masyarakat Bali bisa mengunjungi cabang Quicktest yang terdapat di Teuku Umar, Sunset Road, Tukad Badung, maupun Ubud.
Untuk masyarakat Medan, cabang Quicktest bisa dijumpai di Medan Sunggal. Untuk masyarakat Balikpapan, cabang Quicktest bisa dijumpai di Balikpapan Kota.
Terakhir, untuk masyarakat Makassar, cabang Quicktest bisa dijumpai di Kawasan Panakkukang Makassar.
Meluasnya jangkauan Quicktest ke beberapa kota besar tersebut tentunya didukung oleh teknologi RT-PCR model terbaru.
Teknologi yang membuat hasil pemeriksaan di Quicktest menjadi lebih cepat dan akurat dibandingkan dengan produk lain yang serupa.
Irawati Muklas selalu pendiri Quicktest yang kerap disapa Ira’ mengatakan, dibandingkan produk lain yang serupa, Quicktest memiliki beberapa keunggulan, karena memberikan hasil test yang lebih akurat dan cepat.
Selain telah mampu mendeteksi 3 gen Orf 1 AB, Gen N & Gen S dan virus varian terbaru, menurut dia produk swab Quicktest juga dapat mendeteksi virus lebih awal dengan 50 copies/ml, sesuai rekomendasi Kemenkes CT Value 40 serta telah mendapatkan Sertifikasi WHO dan Sertifikasi FDA.
“Di setiap Laboratorium Klinik kami juga selalu stand-by dokter jaga, dan pelanggan yang akan atau telah melakukan test dapat berkonsultasi secara gratis,”bebernya.
Sebagai bentuk komitmen dari PT Quicktest Laboratorium Indonesia untuk memberikan layanan kesehatan yang optimal, Ira menambahkan bahwa pembukaan cabang – cabang baru ini akan terus dikembangkan.
Sehingga ke depannya, Quicktest akan semakin dekat dengan perkantoran dan pemukiman, memberikan kemudahan kepada masyarakat yang saat ini mobilitasnya masih dibatasi oleh PPKM.
“Libur natal dan tahun baru sudah di depan mata, tentunya kita semua berharap tidak terjadi gelombang III setelahnya,”bebernya.
“Ditambah lagi dengan adanya varian baru virus Covid-19 bernama Omicron yang sudah ditemukan kasusnya di Indonesia,”sambungnya.
Oleh karena itu, kata dia guna mencegah hal tersebut, diperlukan kerjasama baik dari pihak pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk bersama-sama berupaya semaksimal mungkin.
“Salah satunya adalah dengan menerapkan kembali protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Melakukan pengecekan berkala, terutama saat sebelum dan sesudah bepergian ke luar kota atau ke luar negeri,”tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
