Komnas HAM Selidiki Kematian Ustadz Maaher, Denny Siregar: Tidak Usah Digoreng-goreng

Komnas HAM Selidiki Kematian Ustadz Maaher, Denny Siregar: Tidak Usah Digoreng-goreng

R
EP
Resty
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Sebelumnya, mereka juga terlibat dalam penyelidikan kasus kematian Hendri Alfred Bakari.

Hendri Alfred Bakari tewas di rutan dengan kondisi jenazah terbungkus plastik dan kepala dililit lakban.

Menurut kuasa hukum Ustadz Maaher, Djuju Purwantoro, Almarhum memang sebelumnya pernah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Polri.

Seminggu sebelum meninggal, Ustadz Maaher kembali ke rutan. Baru saja kembali ke rutan dari Rumah Sakit Polri untuk mendapatkan perawatan.

Denny Siregar: Jangan Digoreng-goreng

Baca Juga

Sejak awal kabar kematian Ustadz Maaher, memang sudah beredar sentimen di jagad maya bahwa ada yang salah dari kematian Ustad Maaher.

Hal ini karena polisi tidak menyebut secara gamblang penyakit apa yang diderita oleh Ustad Maaher.

Namun, sebenarnya istri Ustadz Maaher, Iqlima Ayu sempat menyebutkan bahwa suaminya sempat berobat karena infeksi TBC usus.

Namun, isu penyebab kematian Ustadz Maaher kembali dipersoalkan saat Polri mengatakan bahwa penyakit Almarhum adalah sakit yang sensitif.

Denny Siregar, pegiat media sosial mengatakan bahwa tidak seharusnya masyarakat menggoreng isu kematian Ustad Maaher ke arah penyiksaan.

“Tuh udah jelas apa penyakit almarhum. Jadi nggak usah goring-goreng kea rah penyiksaan segala,” tulis Denny Siregar di akun twitternya, @Dennysiregar7.

Ia juga membagikan sebuah artikel yang memberitakan bahwa  Ustad Maaher dilarikan ke rumah sakit karena mual-mual dan lambung luka pada 22 Januari 2020 lalu.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.