Terkini.id, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar melahirkan empat kerja sama strategis jelang empat bulan kepengurusan.
Hal itu untuk memenuhi kebutuhan dasar pondasi pembangunan kemajuan olahraga di Kota Makassar.
Pertama, KONI Makassar bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar terkait One Student One Sport. Hal Ini merupakan wujud implementasi dari resetting pembinaan usia dini di Kota Makassar.
“Kita mau olahraga di Kota Makassar mengisi semua ruang. Mulai dari sekolah, sampai lorong-lorong agar bisa berprestasi di tingkat kota sampai nasional,” ujar Ketua Umum KONI Makassar Ahmad Susanto di Balai Kemanunggalan Jenderal M Yusuf, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat, 1 Juni 2022.
Kedua, bekerja sama dengan Bank BTN. Ahmad mengatakan ada dua hal yang hendak dicapai, yakni akuntabilitas dan transparansi pengelolaan anggaran KONI Makassar.
- Wali Kota Dorong KONI Makassar Bangun Ekosistem Olahraga Makassar yang Berkarakter dan Berprestasi
- Wali Kota Dorong KONI Makassar Bangun Ekosistem Olahraga Makassar yang Berkarakter dan Berprestasi
- Buka Raker KONI, Walikota Munafri: Olahraga Prioritas Pemerintah Kota
- Alfon Romio Limbunan Terpilih Aklamasi sebagai Ketua POSSI Makassar 2025-2029
- Dorong Prestasi di PON, Pemkot Makassar Minta KONI Fokus Pembinaan Atlet
Sehingga, kata dia, ke depan tidak ada lagi penggunaan anggaran keuangan yang bersifat manual.
“Semua berbasis elektronik perbankan,” tuturnya.
Selain itu, KONI Makassar hendak melibatkan swasta, terutama perbankan dalam berkontribusi terhadap pembinaan olahraga di Kota Makasar.
“Kami di KONI juga lagi melakukan renovasi besar-besaran terkait dengan fasilitas ruang latihan, dan ruang pertemuan. Itulah bantuan dari swasta,” kata Ahmad.
Bank BTN juga memberikan mobil operasional kepada KONI Kota Makasar yang bisa digunakan oleh semua cabang olahraga.
“ke depan tentu banyak implementasi kerja sama yang sudah kita siapkan dengan perbankan, termasuk pembiayaan kegiatan olahraga. Menutupi keterbatasan yang kita punya,” ungkapnya.
Ketiga, Ahmad mengatakan pihaknya juga bekerja sama dengan Dikti pusat terkait pemberian beasiswa bagi atlet.
“Dikti punya program beasiswa, maka kami meminta untuk memberikan kuota ke Kota Makassar untuk atlet kita khususnya yang tidak mampu tapi dia berprestasi supaya bisa melanjutkan pendidikan. Biaya kuliah ditanggung dan biaya hidup setiap bulan ada,” sebutnya.
Keempat, KONI Makassar meluncurkan aplikasi Mantap dan Samaki. Ahmad mengatakan hal Ini adalah wujud mendorong KONI menjadi organisasi modern dan smart.
“Kita juga nanti punya big data secara digital. Jadi semua nanti atlet kita akan terdata. Aplikasi Samaki akan memonitoring perkembangan latihan setiap atlet,” ungkapnya.
Selain itu, KONI juga meluncurkan sejumlah fasilitas di KONI Makassar yang sebelumnya tidak ada, seperti Gym center dan Fisioterapi.
Ahmad mengatakan Fisioterapi ini adalah balai rehabilitasi cedera bagi atlet, keluarga atlet, juga bisa untuk masyarakat Kota Makasar, utamanya yang tidak punya akses kemampuan pembiayaan.
“Kami siapkan di KONI Makasar. Kita tidak ingin meninggalkan atlet kita yang sudah berjuang. Dia cedera, sama-sama kita harus perhatikan atlet kita ini,” ungkapnya.
Selain itu, juga ada pelatihan kehumasan untuk semua cabor dan workshop aplikasi. Ia mengatakan cara pengisian aplikasi bakal diajarkan ke semua cabor.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
