Korban Oknum Satpol PP Gowa Klarifikasi Kehamilannya, Netizen: Pemkab-nya Ngotot, Pemukulan kok Dibela?

Korban Oknum Satpol PP Gowa Klarifikasi Kehamilannya, Netizen: Pemkab-nya Ngotot, Pemukulan kok Dibela?

FR
Fitrianna R

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Seperti diketahui, baru-baru ini publik dihebohkan dengan viralnya sebuah video pemukulan pasangan suami istri oleh oknum Satpol PP di Gowa, Sulawesi Selatan.

Usai menjadi buah bibir, kehamilan sang wanita dalam video lantas banyak dipertanyakan masyarakat.

Terbaru, dalam sebuah video, wanita yang dipukul oleh oknum Satpol PP dalam upaya penertiban PPKM tersebut akhirnya buka suara menjelaskan keadaannya sekaligus mengklarifikasi perihal kehamilannya sembari ditemani sang suami.

Kendati demikian, ia masih terlihat lemas, bahkan sebuah infus tampak terpasang di tangan kanannya.

Sebelumnya, Pemkab Gowa menyebut bahwa wanita itu tidaklah dalam keadaan hamil. Oleh karena itu, ia pun menjelaskan bahwa keadaannya memang tak bisa diterima logika.

Baca Juga

Sambil menangis, ia mengaku kondisinya tak bisa ditangani oleh dokter dan menyebut bahwa bagian tubuhnya kadang membesar dan kadang pula bisa mengecil.

“Saya kalau ke dokter memang tidak dapat, memang tidak bisa, tiap bulan saya bagaimana. Kadang ini besar, sebentar agak kempes, sebentar besar, sini kempes,” ujar wanita itu seperti dikutip dari Suara, jaringan terkini.id, pada Jumat, 16 Juli 2021.

“Enggak, enggak (bidan). Masalahnya ini kan pengobatan saya sendiri, Pak. Memang tidak bisa dijangkau dengan pikiran logika.

Menanggapi video tersebut, para netizen pun lantas menuliskan beragam komentar dan tanggapan.

Sebagian besar dari mereka meminta agar pihak berwenang mengesampingkan persoalan hamil atau tidaknya sang wanita karena yang namanya kekerasan tetaplah kekerasan dan tak diperbolehkan semena-mena dalam menjalankan tugas.

Bahkan ada dari mereka yang menilai bahwa Pemkab yang bersangkutan tampak ngotot danmemang terlihat sengaja membela sang oknum lantaran adanya soal jabatan.

“Pemkab nya masih ngotot….. Aksi pemukulan kok dibela…,” tanggap akun Fahreza Baihaqi, dikutip terkini.id pada Jumat, 16 Juli 2021.

“Emang kalo lagi gak hamil, oknum satpol PP boleh gitu mukulin orang?” timpal akun Silver Shark. 

“pemkab belain karrna yang mukul ada jabatan. coba kalo honorer langsung pecat dijadikan alat kampanye pencitraan pemkab,” imbuh akun Rakyat Jelata.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.