Korban Peluru Nyasar Tunggak Biaya RS Hingga Belasan Juta, Pihak Keluarga Minta Keadilan

Korban Peluru Nyasar Tunggak Biaya RS Hingga Belasan Juta, Pihak Keluarga Minta Keadilan

M. Alwan Dzakwan
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Insiden peluru nyasar sempat menggemparkan warga di Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kelurahan Malimongan Baru, Kota Makassar beberapa waktu lalu.

Mirisnya, peluru nyasar tersebut tepat mengenai seorang ibu rumah tangga bernama Masyita Tiro (56) saat ia sedang tidur di rumahnya bersama sang suami.

Kejadian tersebut diketahui terjadi pada Senin, 27 September 2021 lalu sekitar pukul 03.00 WITA.

Mulanya, korban yang sedang tertidur kemudian terbangun karena merasakan perih di bagian tangannya.

Setelah diperiksa, tiba-tiba keluar darah dari pergelangan korban yang membuatnya dan suami terkejut.

Baca Juga

Sang suami pun segera membawa istrinya ke Rumah Sakit Pelamonia Makassar untuk mendapatkan penganganan medis lebih lanjut.

Mulanya, korban dan pihak keluarga mengira jika darah tersebut disebakan oleh adanya pecahan kaca.

Namun setelah melakukan pemeriksaan, hasil rontgen menunjukkan bahwa terdapat sebuah proyektil yang bersarang tepat di pergelangan tangan korban.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan proyektil tersebut untuk diperiksa lebih lanjut di Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulsel.

Korban peluru nyasar yang telah mendapatkan perawatan pun kini dalam kondisi yang lebih baik dan diperbolehkan untuk pulang dari rumah sakit.

Namun masalah lain muncul saat pihak keluarga mengungkapkan bahwa kini mereka dibebankan atas biaya pengobatan yang diterima oleh korban peluru nyasar, Masyita.

Korban Peluru Nyasar Tunggak Biaya RS Hingga Belasan Juta, Pihak Keluarga Minta Keadilan
Korban Peluru Nyasar di Makassar. (Sumber foto: Tangkapan layar Instagram @muh.dirga_s)

Dalam postingan sang anak di akun Instagramya @muh.dirga_s pada Rabu, 29 September 2021 kemarin ia menjelaskan bahwa pihak keluarga dibebankan atas biaya rumah sakit yang nilainya mencapai belasan juta rupiah.

Dalam unggahannya, ia juga menyertakan bukti rincian biaya pengobatan, surat laporan kepolisian, bukti proyektil yang diduga peluru nyasar, serta foto kondisi terkini dari sang ibu.

Dia menambahkan bahwa biaya perawatan dan operasi tersebut belum ada yang menanggung baik dari pihak kepolisian maupun BPJS Kesehatan.

Dia beserta keluarga berharap agar pihak berwenang ataupun instansi terkait dapat memberikan kejelasan mengenai penanggungan biaya yang dibebankan kepada korban.

Mereka berharap adanya keadilan sebab bagaimana pun juga sang ibu merupakan korban dalam kasus peluru nyasar tersebut.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.