Terkini.id, Jakarta – Ali Fikri selaku Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi alias KPK akhirnya menanggapi soal munculnya dugaan korupsi Bansos DKI Jakarta pada masa pemerintahan Anies Baswedan.
Mengenai hal tersebut, Ali Fikri mempersilahkan masyarakat untuk melaporkan dugaan kasus korupsi Bansos DKI Jakarta Anies Baswedan kepada KPK untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.
“Kami pasti menindaklanjuti, kami verifikasi, kami telaah terhadap peristiwa pidana korupsi misalnya. Kami tindak lanjuti, kami lakukan pengayaan informasi lebih lanjut,” ujar Ali Fikri kepada wartawan, Jumat 13 Januari 2023.
“Prinsipnya, bila masyarakat mengetahui dugaan korupsi, silakan kami membuka pintu seluas-luasnya, selebar-lebarnya melalui berbagai kanal yang ada di KPK untuk melaporkan,” lanjutnya.
Namun demikian, Ali Fikri belum dapat memastikan apakah saat ini KPK sudah melakukan penyelidikan terkait rumor korupsi Bansos DKI Jakarta yang dituduhkan kepada Anies Baswedan.
“Nanti kami akan cek, ya, mengenai kasus tersebut apakah ada di KPK atau tidak,” katanya.
Sebagai informasi, pada 9 Januari 2023, sebuah akun media sosial Twitter bernama @kurawa mengungkapkan perihal korupsi Bansos DKI Jakarta yang diduga dilakukan oleh Anies Baswedan.
Tertulis dalam akun tersebut, bahwa terdapat temuan penimbunan beras Bansos kepunyaan Perumda Pasar Jaya tahun anggaran 2020 yang tersimpan di sebuah gudang yang bertempat di Pulogadung, Jakarta Timur.
Diketahui bahwa Perumda Pasar Jaya merupakan Badan Usaha Milik Daerah alias BUMD yang ditetapkan sebagai penyalur paket sembako Bansos DKI Jakarta kepada warga yang terdampak Covid-19.
Perumda Pasar Jaya juga disebut sebagai penerima anggaran terbesar dalam pelaksanaan Bansos berupa sembako di Jakarta.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
