Terkini.id, Jakarta – Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan diri mereka Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO menggeruduk balai kota Jakarta untuk mendesak KPK agar lekas menangkap Anies Baswedan.
Oleh karenanya, polisi tampak berjaga di lokasi untuk mengamankan jalannya demo oleh para massa tersebut, meski tak ada penyekatan maupun penutupan lalu lintas.
Dilansir terkini.id dari detikcom pada Selasa, 6 April 2021 per pukul 13.20 WIB tadi, puluhan massa tiba di Balai Kota DKI Jakarta setelah melakukan aksi long march dari kawasan Tugu Proklamasi.
Peserta demonstrasi membawa sejumlah atribut, salah satunya bendera Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) berwarna hijau.
Selain itu, tampak pula spanduk bertinta merah dengan tulisan sebagai berikut “HMI MPO Se-Jakarta Bersatu Mendesak KPK Tangkap Anies. HMI MPO Siap antar ke KPK”.
- Ketua HMI MPO: Jokowi Ditunggangi Kepentingan Oligarki, Mahasiswa Ditunggangi Kebenaran
- Sebut Parlemen Mandul dan Oligarki Kuasai Pemerintah, Ketum HMI MPO Serukan Revolusi!
- Proses Kilat Habib Bahar Beda dengan Abu Janda, HMI MPO: Hei Penguasa Negeri Ketahuilah, Rakyat Tidak Bodoh
- Peringatkan Polri soal Kasus Bahar dan Abu Janda, HMI MPO: Kalau Kalian Tidak Adil, Maka Tuhan Akan Mengadili Kalian
- Serukan Revolusi, Ketum HMI: Pak Jokowi Gentleman Saja, Ngapain Bertahan Kalau Hanya Menambah Derita Rakyat!
Ketum HMI MPO Cabang Jakarta, yakni Irfan Maftuh, mengatakan bahwa aksi ini dilakukan karena diduga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan kepengurusannya banyak memiliki kasus korupsi. Salah satunya, berkaitan dengan rumah DP 0 rupiah.
“Hari ini kawan-kawan HMI, majelis penyelamat organisasi (MPO) secabang Jakarta mengadakan aksi demonstrasi di depan Balai Kota untuk mendesak KPK agar segera tangkap Anies,” ujar Ketum HMI MPO Cabang Jakarta Irfan Maftuh, dikutip terkini.id dari detikcom pada Selasa, 6 April 2021.
“Karena menurut kajian-kajian dan analisa yang kami kaji selama ini, bahwa Gubernur DKI Jakarta banyak mempunyai kasus-kasus yang saat ini belum dibongkar oleh KPK,” sambungnya.
Maka hari ini kami HMI MPO Cabang Jakarta dan Jaksel yang tergabung di cabang se-Jakarta untuk segera turun ke lapangan dengan tuntutan yang pertama kasus DP 0 perumahan DP 0 persen, kedua kasus TGUPP, ketiga kasus lahan tanah GOR, dan lain-lain.”
Massa juga menuntut agar Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang dibentuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dibubarkan. Seban, mereka menduga adanya korupsi.
“Kali ini, kakanda Anies Baswedan, kami duga ada indikasi korupsi yang hari ini dilakukan kakanda Anies Baswedan,” tuturnya.
“Kami hadir di sini untuk dibubarkan saja itu TGUPP karena mulai dari awal dibentuk sampai hari ini, kita lihat kawan-kawan, apa yang dihasilkan TGUPP? Tidak ada sama sekali kawan-kawan,” kata Sekum HMI MPO cabang Jakarta, Hermin, saat berorasi.
“Oleh karena itu, kami minta untuk seluruh TGUPP itu dibubarkan karena tidak ada manfaatnya sama sekali TGUPP itu dibentuk. Betul tidak kawan-kawan?” tambahnya.
Demo tersebug berbanding terbalik dengan pernyataan Pengurus Besar HMI MPO sebelumnya yang membantah bahwa aksi itu atas nama oraganisasinya.
Sebaliknya, ia justru mengatakan bahwasanya pimpinan tidak ada yang menggelar aksi itu.
“Dengan sangat tegas saya mengatakan bahwa rencana aksi geruduk Balai Kota itu bukanlah kebijakan Pengurus Besar HMI MPO secara kelembagaan dan saya pastikan tidak ada satu pun Pengurus Besar HMI dan Pengurus Badko HMI yang terlibat dalam rencana aksi tersebut,” terang Ketua PB HMI MPO, Affandi Ismail pada Senin, 5 April 2021.
HMI MPO sendiri menilai Anies sebagai kader terbaik meski HMI MPO bakal independen dalam menilai semua kepala daerah.
“Mas Anies adalah salah satu kader terbaik HMI. Lebih khusus, beliau dalam sejarahnya pernah menjadi kader di HMI MPO cabang Yogyakarta,” pungkas Affandi.
HMI MPO ditegaskannya tetap objektif menilai Anies sama seperti menilai kepala daerah lainnya.
Bila seorang tokoh salah, maka HMI MPO akan menegur. Sementara bila seorang tokoh benar, HMI MPO akan mengapresiasi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
