Terkini.id — Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Sulawesi Selatan minta dana cadangan sebesar Rp32 miliar untuk persiapan sosialisasi dan pelatihan sebelum memasuki Pemilihan Umum (Pemilu) pada tanggal 17 April 2019.
Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah menyambut baik kedatangan KPU Sulsel untuk membahas soal anggaran rekapitulasi suara dan persiapan sosialisasi.
Olehnya itu, Nurdin meminta agar dilakukan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk seluruh komisioner KPU se-Sulsel sebelum menghadapi Pemilu.
“Mungkin kita perlu melakukan Rakor satu kali. Kita buat pelatihan secara menyeluruh semua kabupaten kota,” ungkap Nurdin Abdullah.
Ketua KPU Sulsel, Misna Attas mengaku, permohonan cadangan anggara tersebut sengaja dilakukan, khawatir anggaran yang disiapkan dari KPU pusat belum bisa cair sebelum digunakan.
- KPU Sulsel Evaluasi Tahapan Pilkada 2024, Berharap Kedepan Lebih Berkualitas
- KPU Sulsel Gelar FGD Evaluasi Pilkada 2024
- KPU Resmi Serahkan Hasil Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih ke DPRD Sulsel
- KPU Tetapkan Andalan-Hati sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Terpilih
- KPU Sulsel Sukses Dongkrak Partisipasi Pemilih 71,4 Persen pada Pilgub
“Kami meminta pencadangan dana dari Pemprov, karena saat ini tidak tersedia dalam pengangaggaran KPU dana untuk rekapitulasi di kecamatan sehingga kalau sekiranya ada, mudah-mudahan dari KPU RI akan turun anggaran itu tapi kalau itu terkendala maka itulah yang kami mohon minta untuk dicadangkan ke Pemprov,” jelasnya saat ditemui, usai melakukan audiensi dengan Gubernur dan Pj Sekda Pemprov Sulsel, di Rujab Gub, Jalan Jendral Sudirman, Makassar, Kamis 21
Anggaran sebesar Rp 32 miliar tersebut akan digunakan untuk kegiatan sosialisasi selama 14 hari di tingkat kecamatan se-Sulsel.
“Kami meminta memang anggaran untuk biaya 14 hari persiapan kegiatan rekapitulasi di tingkat kecamatan,” katanya.
Menurutnya, aturan sebelumnya memang waktu sosialisasi hanya 10 hari. Tapi untuk kedepan akan diperlakukan aturan yang 14 hari sosialisasi.
“Tapi itu kan 10 hari sekarang cuma ada kami Provinsi seluruh Indonesia kami meminta dikembalikan seperti dulu 14 hari,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
