Terkini, Makassar – Di sebuah ruang diskusi di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Makassar Selatan, sekelompok mahasiswa Program Pascasarjana (PPs) Magister Manajemen (MM) STIEM Bongaya mendalami seluk-beluk perpajakan nasional dan kepemimpinan stratejik.
Kuliah luar kampus yang berlangsung pada Senin, 20 Januari 2025 dirancang untuk menjembatani teori akademik dengan praktik nyata di lapangan.
Pilar Utama Pembangunan Nasional
Kepala KPP Pratama Makassar Selatan, R. Soehendro Dwitomo, membuka diskusi dengan memaparkan peran vital pajak dalam pembangunan nasional.
“Pajak adalah tulang punggung pendapatan negara. Kontribusinya terlihat dalam pembiayaan program strategis seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa reformasi perpajakan, termasuk implementasi Core Tax Administration System (CORTEX), bertujuan meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan pajak.
- Dealer Maluku Graha Motor Perkuat Silaturahmi dengan Komunitas Honda CRF di Ambon
- Komunitas Honda CBR Ambon City Rolling, Utamakan Keselamatan dan Semangat Cari Aman
- BPBD Jeneponto Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Dua Kecamatan
- Touring Merah Putih Asmo Sulsel Perkuat Sinergi Ekosistem Honda di Pinrang
- Soundrenaline 'Sana Sini di Makassar' Melanjutkan Perayaan Musik-Seni-Komunitas dari Jakarta
Soehendro juga menyoroti tren positif penerimaan pajak nasional meski dihadapkan pada tantangan ekonomi global.
“KPP Pratama Makassar Selatan telah mencapai target penerimaan pajak sebesar Rp1,57 triliun pada 2024, yang mencakup empat kecamatan di Kota Makassar: Panakkukang, Rappocini, Makassar, dan Manggala. Pendekatan strategis berbasis edukasi wajib pajak menjadi kunci pencapaian ini,” katanya.
Kepemimpinan sebagai Katalisator
Selain aspek teknis perpajakan, Soehendro menekankan pentingnya kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja organisasi.
“Kepemimpinan yang efektif dan strategi manajemen yang terarah sangat diperlukan untuk memastikan target organisasi tercapai,” ujarnya.
Diskusi ini semakin menarik dengan pemaparan data dari Kementerian Keuangan yang menunjukkan penerimaan pajak nasional hingga 31 Desember 2024 mencapai Rp1.932,4 triliun, melampaui target 100,5% dengan pertumbuhan 3,5% dibanding tahun sebelumnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
