Ya Ampun, Ratusan Unit Kendaraan Dinas di Jeneponto Nunggak Pajak

Bupati Jeneponto Iksan Iskandar melakukan pendataan dan pengecekan kondisi kendaraan dinas di lingkungan sekretariat daerah Kabupaten Jeneponto

Terkini.id,Jeneponto – Bupati Jeneponto Iksan Iskandar melakukan pendataan dan pengecekan kondisi kendaraan dinas di lingkungan sekretariat daerah Kabupaten Jeneponto.

Pengecekan kendaraan dinas itu dilaksanakan di Stadion Mini Turatea jalan Lanto Daeng Pasewang Kelurahan Balang Toa Kecamatan Binamu Jeneponto, Senin, 26 Agustus 2019

Saat mengecek kendaraan dinas, Iksan Iskandar, mengimbau kepada para pejabat untuk merawat kendaraan dinas dengan baik.

“Pejabat dikasih kendaraan baru, jangan asal di pakai, dirawat supaya bersih,” kata Iksan Iskandar.

Menurut, Iksan Iskandar, penndataan dan pengecekan kendaraan dinas itu dilaksanakan agar diketahui bagaimana kondisi Randis.

“Tujuannya supaya kendaraan dinas sebagai inventaris pemerintah bisa didata dan dicek secara langsung kondisinya, kelayakannya serta pajaknya,” jelas Iksan Iskandar.

Iksan Menyampaikan dengan jelas, jumlah kendaraan dinas di Lingkup Pemkab Jeneponto.

“Jumlah aset kendaraan 1275 unit yang terdiri dari kendaraan roda dua dan tiga 959 unit dan roda  empat 316 unit , yang hadir hari ini baru mencapai kurang lebih 50 persen, itu kita maklumi karena ada yang tugas keluar daerah, ada sudah rusak, bahkan ada yang hadir hilang, Ini menjadi tugas kepala PPKAD untuk mencari dimana kendaraan itu,” ungkapnya.

Iksan juga menyampaikan, bahwa tunggakan pajak kendaraan dinas di lingkungan sekretariat daerah Kabupaten Jeneponto mencapai kurang lebih Rp 700 juta,” Tunggakan pajak kurang lebih 700 juta, ada yang menunggak 2 tahun, 3 tahun dan bahkan ada yang 4 tahun,” ujarnya.

Iksan Iskandar mengaku, bakal menertibkan semua kendaraan dinas,” Insya Allah, kita koordinasikan bagaimana cara penertiban Randis,” tuturnya.

Sementara, Kepala Unit Layanan Pajak (ULP) Samsat Jenepon, Ali Burhan, menyampaikan secara detail tunggakan pajak kendaraan dinas Pemkab Jeneponto.

“Roda 2 dan roda 3  sebanyak 706 unit yang menunggak, dengan tunggakan pajak Rp  169.385.680, roda 4 sebanyak 251 unit dengan tunggakan sebanyak Rp 571.708.040, total kendaraan menunggak 957 unit dengan tunggakan  Rp. 741.093.720,” ungkap Ali Burhan.

Berita Terkait
Komentar
Terkini