Kurangnya Asupan Nutrisi Ternyata Berdampak Bagi Otak Manusia, Mengapa Demikian?

Kurangnya Asupan Nutrisi Ternyata Berdampak Bagi Otak Manusia, Mengapa Demikian?

Ainun Muhammad
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id – Sering kali seseorang mengalami kejadian lambat dalam merespon sebuah informasi ataupun terlalu lama dalam memikirkan sesuatu hal yang sebenarnya cukup sederhana. Mungkin hal tersebut dipengaruhi dengan kurangnya nutrisi yang diterima oleh otak.

Bisa juga lambatnya daya kerja otak itu dipengaruhi oleh fokus dari seseorang. Akan tetapi semua itu juga sangat bergantung dengan nutrisi yang diterima oleh otak, apakah cukup atau tidak.

Menurut DR. dr. Tan Shot Yen, M.hum dalam postingan Instagramnya, sayur serta buah yang ada pada makanan harus mengandung antioksidan, serat yang larut maupun tak larut, dan harus menjaga kestabilan gula darah. Otak juga membutuhkan yang namanya kestabilan dan butuh peremajaan, bukan asal bekerja.

“Sayur dan buah dalam piring setiap kali makan kaya akan antioksidan, serat larut dan tak larut, sekaligus menjaga kestabilan gula darah agar tidak bablas. Otak butuh kestabilan, butuh peremajaan, bukan asal kerja. Beda loh otak dan otot,” katanya dalam postingan Instagramnya.

Ternyata kadar gula darah yang stabil juga bisa memberikan sebuah jaminan otak untuk fokus. Seperti yang dikatakan dr. Tan, kadar gula darah yang stabil bisa menjamin otak seseorang agar bisa tetap fokus. Tidak hanya mengonsumsi buah saja, sarapan yang lengkap sebelum menjalani aktivitas juga harus dilakukan.

“Kadar gula darah stabil menjamin otak fokus dan nyambung. Jadi sebelum cari vitamin ajaib, pastikan sarapan lengkap sebelum beraktivitas. Bukan minum jus. Bukan makan buah doang. Kita bukan marmut,” tulisnya.

Selain itu, dr. Tan juga memperingatkan jangan terlalu bergantung pada produk sabotase. Dia menegaskan otak tidak butuh aneka kecap, pangan yang berkemasan, racik rasa aneka jualan kekinian. Karena hal tersebut juga bisa mempengaruhi otak dan membuat kecanduan.

“Jangan tanya vitamin otak apa. Singkirkan dulu produk sabotase nya. Otak tidak butuh aneka kecap, pangan kemasan, racik rasa aneka jualan kekinian. Karena itu semua yang justru dicari oknum dari otak, kecanduan,” tulis dr. Tan lagi.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.