KWT Teratai Putih Minasate’ne Pangkep Panen Sayur di Lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L)

KWT Teratai Putih Minasate’ne Pangkep Panen Sayur di Lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L)

R
Polbangtan
Redaksi

Tim Redaksi

Kementerian Pertanian telah memiliki strategi pertanian dalam menghadapi Covid-19. Diantaranya Optimalisasi lahan dan pekarangan dengan tanaman pangan untuk kebutuhan rumah tangga.

Hal ini kementan lakukan dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan mengantisipasi kemarau Panjang. Maka dari itu, strategi dari kementerian pertanian akan menjamin makannya rakyat yang 267 juta penduduk Indonesia. Dimasa pandemi Covid-19, banyak hal yang bisa kita kerjakan, termasuk memanfatkan pekarangan untuk di olah berbagai jenis tanaman hortikultura yang bisa menghasilkan. Kita tidak perlu jauh mencari, cukup kita ambil melalui Family Farm yang dikembangkan,” ungkap Mentan Syahrul.

Apa yang dicanangkan Mentan Syahrul, terus dilakukan petani di daerah Sulawesi Selatan tidak terkecuali Kelompok Wanita Tani Teratai Putih, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasate’ne, Kabupaten Maros. 

Panen Sayuran pada kegiatan Pekarangan Pangan Lestari ( P2L) hari ini dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab.Pangkep Ibu Hj.Farida Ida Sari S.P, M.Si, Sekretaris Kecamatan Minasate’ne Ibu Oda S.Sos. PLT Kepala kelurahan Biraeng Bapak Abd. Kahar S.Kom, KTNA Kecamatan Minasate’ne Bapak H.Zainuddin Dg.Pallara.S.Ag. Kelompok Wanita Tani dan  Anggotanya, didampingi oleh  Koordinator BPP Kec.Minasate’ne Ibu Hj.Mariana.S.P., POPT- PHP Kecamatan Minasate’ne Bapak H.Manrampasi.S.P. dan PPL Kelurahan Biraeng Erma Purwanti S.P, sorta mahasiswa Polbangtan Gowa. Kamis, (09/07)

Ibu Suharti selaku Ketua Kelompok Wanita Tani Teratai Putih, menjelaskan prosesnya budidaya yaitu dimulai dari pengolahan lahan pada minggu kedua bulan Juni hingga panen minggu kedua Juli 2020. Komoditi yang dibudidayakan adalah jenis tanaman sayur Sawi Hijau, Bayam, dan Kangkung. Apa yang kami lakkan saat ini arena mengingat pertanaman sayuran yang berlokasi di P2L Kelurahan Biraeng sudan sap panen dan diharapkan kegiatan ini terus berlanjut sebagai bagian dalam pemenuhan kebutuhan, khususnya kebutuhan rumah tangga,” ungkap Suharti.

Baca Juga

Selain diversifikasi makanan, hal yang diarahkan Mentan SYL adalah tanaman pekarangan. Saya ingin kecamatan punya stok sendiri, kabupaten punya stok sendiri, bahkan desa punya yang namanya lumbung Desa. Kata Syahrul.

Diberbagai kesempatan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof Dedi Nursyamsi mengatakan, pertanian harus terus bergerak dan berproduksi, pertanian tidak boleh berhenti karena pertanian adalah zona hijau. (MUZ)

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.