Nada optimisme yang sama digaungkan oleh penyerang PSM, Nermin Haljeta. Pemain asal Eropa Timur itu menilai Semen Padang tetap lawan yang tangguh meski tengah pincang.
“Kami tahu ini akan jadi laga yang sulit. Tapi di kandang, kami akan berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan tiga poin,” ujarnya.
Lawan yang Terluka, Tapi Tetap Berbahaya
Semen Padang memang datang dalam kondisi tidak ideal. Pelatih Eduardo Almeida dipaksa berpikir ulang setelah kehilangan tiga pemain penting sekaligus: Tin Martic dan Alhassan Wakaso absen karena akumulasi kartu merah, sementara Marco Baixinho belum pulih dari cedera.
Ketiganya adalah poros kekuatan tim Kabau Sirah di lini tengah dan pertahanan.
- Kepala Badan P2SDM Kemenhut Kukuhkan 102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar
- Cabor Sepak Bola dan Futsal Putri Akhirnya Diikutsertakan pada Porprov Sulsel 2026
- Honda Hype School Perluas Edukasi Safety Riding ke Pelajar di Tiga Daerah
- Bukan Sekadar Otomotif, Honda Experience Day Asmo Sulsel Kumpulkan 40 Kantong Darah
- Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi
Namun justru di titik-titik kritis semacam ini, Tavares mengingatkan timnya untuk tetap waspada.
Memburu Konsistensi di Paruh Akhir Musim
Dengan sisa musim yang semakin singkat, PSM ingin menjaga posisi mereka di papan tengah dan membuka peluang merangsek ke zona kompetisi Asia. Laga melawan Semen Padang menjadi peluang emas yang tak boleh disia-siakan.
“Fokus kami adalah pada performa tim sendiri,” ujar Tavares.
Pertandingan ini akan menjadi uji ketajaman lini depan PSM sekaligus kesempatan untuk menata ulang kestabilan di sektor belakang.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
