Terkini, Makassar – PSM Makassar bersiap menghadapi laga krusial melawan Terengganu FC dalam ajang ASEAN Club Championship (ACC) 2024/2025. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Mizan Zainal Abidin, Malaysia, Rabu, 22 Januari 2025 malam.
Kemenangan tak hanya membawa mereka ke semifinal, tetapi juga menghapus catatan kurang mengesankan saat melawan klub asal Malaysia dalam tiga tahun terakhir.
Saat ini, PSM memimpin Grup A dengan 7 poin, unggul dua angka dari pesaing terdekat, BG Pathum United dan Thanh Hoa. Kemenangan akan mengunci tiket semifinal, meski masih menyisakan satu laga.
Namun, tantangan besar menanti. Terengganu FC dipastikan bermain agresif demi menjaga asa di kompetisi, sementara dukungan penuh suporter tuan rumah akan menjadi tekanan tambahan bagi skuad Juku Eja.
Catatan Buruk vs Malaysia: Tekanan Tambahan untuk PSM
- Wali Kota Makassar Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Satu-satunya dari Sulsel
- Ketua BK DPRD Jeneponto Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Jeneponto, Terlapor Membantah
- DPRD Sulsel Setujui MYP Tahap Dua Rp5 Triliun, Infrastruktur Jadi Prioritas
- Bupati Jeneponto Buka Kegiatan PKM Berbasis Roadmap PPG UIN Alauddin Makassar
- Dinkes Jeneponto Gelar Aksi Bergizi di MTsN 1 Jeneponto, Libatkan Ratusan Siswa
Bagi PSM, pertandingan ini lebih dari sekadar soal klasemen. Dalam tiga tahun terakhir, PSM mencatat dua kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang melawan klub-klub asal Malaysia. Statistik ini menjadi motivasi sekaligus beban bagi Bernardo Tavares dan anak asuhnya.
Pengamat sepak bola Assegaf Razak optimistis PSM bisa mengatasi tekanan, dengan syarat para pemain tampil disiplin dan memaksimalkan peluang. “PSM adalah tim besar. Mereka punya mental juara dan daya juang tinggi. Kuncinya ada di persiapan dan fokus mereka selama 90 menit,” ujar Assegaf.
Tavares diprediksi akan mengandalkan kecepatan lini sayap dan eksekusi bola mati, dua kekuatan utama PSM selama ini. Namun, mereka tetap harus waspada terhadap serangan balik cepat yang menjadi senjata utama Terengganu.
“Transisi bertahan harus lebih rapi. Kesalahan kecil di lini belakang bisa fatal, apalagi melawan tim yang bermain cepat seperti Terengganu,” tambah Assegaf.
Dukungan Suporter dan Peluang Pemain Muda
Laga ini juga menjadi panggung bagi para pemain muda PSM untuk unjuk gigi. Dukungan penuh dari penggemar di Sulawesi Selatan, meski hanya melalui layar, diharapkan bisa memotivasi tim untuk tampil maksimal.
Dengan segudang tekanan dan peluang di depan mata, PSM Makassar harus membuktikan bahwa mereka layak menjadi salah satu tim terbaik di Asia Tenggara.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
