Lagi Mabuk, 3 Pria Ini Perkosa Anjing Tetangga Hingga Pingsan

Anjing
Ilustrasi anjing. (Foto: hindustantimes)

Terkini.id – Perilaku menyimpang yang dikenal dengan sebutan Zoophilia atau bestalitas merupakan perilaku seksual menyimpang yang membuat seseorang tertarik melakukan hubungan seksual dengan hewan.

Perilaku seperti ini bisa tergolong sebagai kasus pemerkosaan terhadap hewan. Kasus zoophilia meskipun tidak banyak ternyata pernah terjadi di dunia, salah satunya di India.

Dilansir dari laman Times News, Rabu 10 Juli 2019, tiga pria dalam kondisi mabuk nekat menculik dan memperkosa anjing tetangganya secara bergiliran.

Kejadian tersebut terjadi di alesar Road, Agra, Uttar Pradesh, India pada Kamis 4 Juli 2019, lalu. Ketiga pelaku diketahui bernama Dinesh Kumar, Satish, dan Ashok.

Saat melakukan aksinya, ketiganya sedang dalam kondisi mabuk minuman keras.

Sang pemilik anjing, Santosh Devi mengungkapkan ketiga pria itu merupakan tetangganya yang tinggal persis di sebelah rumahnya.

“Mereka membujuk anjing saya dengan sebutir telur lalu mereka menculiknya sebelum mencabulinya secara bergilir,” kata Santosh.

Ketika itu, kata Santosh, anjingnya tiba-tiba hilang pada malam hari, namun dirinya tak khawatir karena mengira hewan peliharaannya tersebut pergi di sekitar rumahnya.

Ia pun mulai khawatir setelah keesokan harinya anjingnya tak kunjung pulang ke rumahnya. Santosh akhirnya mulai mencari anjingnya tersebut.

Anjing Santosh ditemukan di rumah pelaku dalam kondisi pingsan

Anjing
Ilustrasi. (Foto: ist)

Setelah beberapa saat melakukan pencarian, sang anjing akhirnya ditemukan dalam kondisi pingsan di rumah pelaku.

Tak hanya pingsan, di sekujur tubuh anjingnya tersebut juga ditemukan luka parah akibat diperkosa ketiga pelaku. Santosh pun akhirnya melapor ke pihak kepolisian setempat.

Berdasarkan laporan dari Santosh, petugas langsung meringkus ketiga tersangka di rumahnya.

Pihak kepolisian Hathras mengatakan, saat ini kasus tersebut telah dibawa ke ranah hukum dan sedang dalam proses penyelidikan polisi.

“Orang-orang yang melakukan kejahatan terancam hukuman Pasal 11 Undang-Undang Pencegahan Kekejaman terhadap Hewan dan Pasal 377 (pelanggaran tidak wajar) dari KUHP India,” kata kepolisian Hathras.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

Seni Perang Sun Tzu

UMUM menerima Sun Tzu sebagai jenderal besar, ahli strategi militer, dan ahli filsafat. Ia dipandang sebagai penulis buku klasik “The Art of War” yang
Opini

Sebab Kita Semua adalah Garuda

HARI ini kita menyaksikan sebuah peristiwa bersejarah. Setelah semua kontestasi yang membuat bangsa ini terpolarisasi. Setelah hiruk pikuk perdebatan bahkan caci maki di media
Opini

Legalitas vs Moralitas

DALAM mendefenisikan kebenaran itu harus ada dua hal yang mendasari. Dasar legalitas (hukum) dan dasar moralitas (etika). Keduanya boleh jadi saling mengikat.Hukum tanpa moralitas
Opini

Keputusan Itu

SEBUAH keputusan itu tidak selamanya menyenangkan. Jangankan keputusan manusia, yang seringkali penuh dengan intrik kepentingan dan manipulasi.Keputusan Allah saja, jika tidak sesuai keinginan dan
Bisnis

Tutupnya Gerai Giant

GIANT itu dimiliki oleh Group Hero. Hero sendiri didirikan oleh MS Kurnia pada 23 Agustus 1971, namanya Hero Mini Supermarket yang bertempat di Jalan
Opini

Libra Bitcoin, Mata Uang Baru dari Facebook

BITCOIN memang belum bisa meruntuhkan mata uang. Bahkan sempat melemah. Tapi beberapa hari terakhir ini on fire lagi. Gara-gara Facebook bikin kejutan: meluncurkan 'mata
Opini

Bisikan Nurani

PARA ahli hikmah mengatakan, ada tiga hal yang manusia tak akan mampu dustai atau ingkari. Manusia boleh berpura-pura mengingkarinya. Tapi sesungguhnya ketiganya adalah realita