Terkini.id, Makassar – Sejak tahun 2012 pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan mengalami pasang surut. Kendati demikian, pertumbuhan tersebut dinilai wajar dan memiliki tren positif.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel Yos Rusdiansyah mengatakan pada tahun 2012 angka pertumbuhan ekonomi Sulsel menyentuh angka 6,87 persen.
“Pada 2013 naik 7,62, lantas 2014 hanya 7,54. Untuk 2015 mencapai 7,19, sementara 2016 menyentuh naik 7,42, dan 2017 agak turun 7, 21, sementara 2018 hanya 7,06, dan 2019 turun lagi 6,92,” kata dia saat ditemui di Kantor BPS Sulsel, Rabu, 5 Januari 2020.
Kendati demikian, Yos mengatakan pertumbuhan ekonomi Sulsel selalu mengalahkan pertumbuhan nasional.
Adapun pertumbuhan ekonomi nasional sejak tahun 2012-2019 secara berturut-turut sebagai berikut, 6,03, 5,56, 5,01, 4,88, 5,03, 5,07, 5,17, dan 5,02.
- Ekonomi Sulawesi Selatan Tumbuh Pesat 6,88 Persen, Diiringi Penurunan Angka Pengangguran
- Bank Sulselbar Tingkatkan Daya Saing UMKM Perempuan melalui Bootcamp 2026
- Hadiri PSBM Makassar, Anggota DPR RI Meity Rahmatia Dorong Konsolidasi Ekonomi Pengusaha Sulsel
- Waketum Kadin AYP: Saudagar Bugis Makassar Punya Peran Besar Dorong Ekonomi Indonesia
- ARN Optimistis PSBM Dorong Investasi dan Jejaring Bisnis Saudagar Bugis Makassar
“Pada tahun 2019 pertumbuhan ekonomi Sulsel berada pada peringkat tertinggi ke 2 secara nasional,” kata dia.
Dia menuturkan bahwa pertumbuhan ekonomi Sulsel masih didominasi komsumsi rumah tangga dan investasi fisik.
Ia menyebut investasi fisik masih terus meningkat pada sejumlah pembangunan fisik, seperti, Tol Pettarani, perluasan bandara, RS Daerah, pembukaan akses jalan daerah sulit (seperti Seko).
Selain itu, Yos mengatakan, impor barang modal dari luar negeri tergambar meningkat sebesar 34,2 persen.
Untuk tahun depan, Yos mengaku dirinya optimis terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulsel.
Ia menilai dengan pindahnya Ibu Kota baru di Kalimantan bakal lebih memudahkan komunitas pertanian untuk ekspor di Sulsel.
“Ekonomi global 2020 cukup bagus, dan kebijakan gubernur agar ekspor langsung akan menyebabkan peningkatan dan menjaga tren positif selama ini,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
