Terkini.id, Jakarta – HNW alias Hidayat Nur Wahid yang merupakan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI serta Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS), buka suara soal kenaikan harga Pertamax.
Secara lambang, HNW atas nama PKS menolak kenaikan Pertamax tersebut dan mengecam Pemerintah agar tak merugikan masyarakat.
Adapun hal itu disampaiknnya melalui media sosial Twitter pribadinya pada Rabu kemarin, 30 Maret 2022.
HNW pun mewakili PKS menolak kenaikan Pertamax yang sebelumnya telah disetujui dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI dengan Pertamina.
“PKS Tolak Kenaikan Pertamax,” tegasnya, dikutip terkini.id via Twitter @hnurwahid.
‘Pemerintah Jangan Merugikan Masyarakat.”
Selain itu, Hidayat juga mengecam Pemerintah yang dianggap tidak konsisten dalam mengatur harga BBM.
“Saat Harga BBM Dunia Turun, Pemerintah Tidak Menurunkan Harga BBM,” paparnya.
“Tapi Saat Harga Naik, Pemerintah Segera Menaikkan.”
Sebelumnya, dikabarkan bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pertamina akan menetapkan harga BBM jenis Pertamax naik jadi Rp16.000 per liter.
Padahal, sebagaimana dilansir terkini.id dari Poskota, harga Pertamax saat ini adalah Rp9.600 per liternya.
Adapun usulan kenaikan Pertamax itu disetujui oleh Komisi VI DPR RI dan dibacakan di kesimpulan RDP dengan Pertamina pada Senin lalu.
“Komisi VI DPR RI mendukung penyesuaian harga bahan bakar minyak non subsidi yang mengikuti harga keekonomian minyak dunia untuk menjamin kesehatan keuangan Pertamina dalam menjalankan penugasan pemerintah,” tulis salah satu kesimpulan rapat Komisi VI DPR RI yang dibacakan Wakil Ketua Komisi VI DPR, Aria Bima, dikutip dari kanal YouTube Komisi VI DPR RI.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
