Terkini.id, Jakarta – Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa negara tersebut juga tidak memberangkatkan jemaah haji tahun 2021, setelah sebelumnya Arab Saudi mengumumkan menutup pintu Haji untuk warga dari luar Arab.
Hal ini disampaikan Menteri di Jabatan Perdana Menteri (Hal Ehwal Agama) Malaysia Datuk Dr. Zulkifli Mohamad Al-bakri.
“Malaysia tidak akan menghantar jemaah haji bagi musim Haji 1442H,” terang Datuk Zulkifli kepada media Malaysia.
Sebelumnya, Politikus PKS, Hidayat Nur Wahid pada 6 Juni 2021 lalu membandingkan cara Malaysia mendapat kuota haji 2021 dari Pemerintah Arab Saudi.
“Menteri Koordinator Program Imunisasi Nasional Covid-19 Malaysia lobi Saudi agar izinkan penerima vaksin sinovac di Malaysia dapat pergi haji (2021),” tulis Wakil Ketua MPR itu di akun Twitter-nya @hnurwahid, dikutip dari Pikiran-Rakyat.com.
- Deklarasi Anti Islamophobia, Denny Siregar: Yang Suka Ngadu Domba Elu, Sekarang Teriak Umat Islam Harus Bersatu
- Hidayat Nur Wahid dan Slamet Maarif Dukung GNAI, Warganet: Menjual Ayat Agama Akan Terulang
- Giring Sebut Anies Mainkan Politik Identitas Polemik Perubahan 22 Nama Jalan, Hidayat Nur Wahid Pasang Badan!
- Menpora Izinkan Israel Bertanding Dalam Piala Dunia U-20 di Indonesia, Hidayat Nur Wahid: Israel Tidak Menghormati Bung Karno
- Heboh! PKS Usung Raffi Ahmad di Pilpres 2024?
“Demikianlah yang harusnya dilakukan, usaha maksimal, lobi dan lain-lain. Apalagi Saudi belum putuskan final soal haji,” sambung Hidayat Nur Wahid.
Lebih lanjut, dalam cuitannya yang lain Hidayat Nur Wahid juga mengapresiasi sikap Menteri Agama (Menag) Malaysia yang tidak membatalkan ibadah haji 2021 secara sepihak.
“Selain Menteri Koordinator Program Vaksinasi covid-19 Malaysia yang melobi Saudi soal penerima vaksin Sinovac untuk bisa berangkat haji, Menag Malaysia juga tidak sepihak batalkan haji,” tulis Hidayat Nur Wahid.
“Tapi antisipatif bila Saudi Arabia mengumumkan resmi kuota untuk jemaah calon haji Malaysia,” sambung Hidayat Nur Wahid lagi.
Menariknya, salah satu cuitan Hidayat Nur Wahid adalah postingan berita terkait Malaysia yang mendapat kuota haji 4.000 tahun ini.
“Menag Malaysia: Sudah Vaksin, 4000 Jamaah Haji Malaysia Tinggal Tunggu Berangkat ke Tanah Suci, Menunggu Keputusan Resmi Arab Saudi,” tulis narasi yang ikut dibagikan Hidayat nur Wahid.
“Selain Menteri Koordinator Program Vaksinasi covid-19 Malaysia yg melobi Saudi soal penerima vaksin Sinovac unt bisa berangkat haji, Menag Malaysia juga tidak sepihak batalkan haji, tapi antisipatif bila Saudi Arabia mengumumkan resmi kuota untuk jemaah calon haji Malaysia,” tulis Hidayat dalam cuitan tersebut.
Sebelumnya, dalam tayangan Mata Najwa, Hidayat juga mengungkapkan bahwa ada setidaknya 45.000 kuota haji untuk warga dari luar Arab Saudi yang disiapkan.
Menurut Hidayat, pemerintah Indonesia seharusnya bisa melobi Arab Saudi untuk ikut mendapat ‘kue’ dari jumlah kuota tersebut.
Pernyataan Hidayat itu kemudian disoroti aktivis NU Mohamad Guntur Romli. Dia mempertanyakan, dari mana Hidayat mendapat data ada 45.000 kuota jemaah haji yang disiapkan Arab Saudi.
Selain itu, dia juga menyoroti data kuota haji Malaysia sebanyak 4.000 tahun ini.
‘Malaysia sudah bantah ada kuota haji dan membantah akan mengirimkan jemaah haji 2021/1442.
Terus Hidayat Nur Wahid PKS itu dapat HOAX dari mana? Dia bawa-bawa Malaysia sebelum ini….” Tulisnya.
Sebelum pernyataan tersebut, menurut Guntur, Hidayat Nur Wahid membuat hoaks kuota 45 ribu untuk jemaah haji di luar Saudi.
“Bagaimana ini, cukup dia ngaku malu, ngaku salah atau harus diperiksa @ccicpolri
Hidayat Nur Wahid bahkan memuji2 Menteri Agama Malaysia yg katanya sukses melobi pemerintah Saudi soal kuota jemaah haji. Apa tidak sebaiknya Hidayat Nur Wahid PKS pindah ke Malaysia saja?
Hidayat Nur Wahid itu lama di Saudi, lulusan Saudi, dia bisa mengikuti website resmi & media2 Saudi soal haji yg tdk pernah infokan kuota 45 ribu unt haji luar Saudi, dia dapat hoax itu darimana? Ini pembuat hoax yg jahat.,” Tulisnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
