Majelis Ulama Indonesia
Sudarnoto Abdul Hakim, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja sama Internasional menyatakan bahwa tindakan GAR ITB adalah fitnah yang keji dan tidak bertanggung jawab.
“Ini adalah tuduhan dan fitnah keji yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kepada seorang tokoh dan pemimpin muslim penting tingkat dunia yang sangat dihormati karena dalam waktu yang panjang telah mempromosikan Wasatiyatul Islam atau Islam Moderat di berbagai forum dunia,” ujar Sudarnoto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat, 12 Februari 2021, dilansir dari Harian Jogja.
Menurut Sudarnoto, Din Syamsuddin adalah tokoh yang selama ini justru sering mengecam radikalisme.
“Bahkan tak segan-segan beliau mengkritik siapa pun yang menangani radikalisme-ekstrimisme dengan cara-cara radikal dan ugal-ugalan. Jadi, laporan dan tuduhan radikalisme yang dialamatkan kepada Din Syamsuddin adalah fitnah keji dan merupakan sebuah kebodohan,” ujarnya.
Kecaman dari politikus
Salah satu politikus yang memberi reaksi keras terhadap laporan GAR ITB yaitu Rizal Ramli.
- Pasca Pembukaan, Satgas TMMD Ke-128 Geliat Bangun Rumah Layak Huni di Desa Arpal
- Motivasi Karyawan Perempuan, KALLA Hadirkan Kartini Talks Bersama Fauziah Zulfitri
- 6 Orang Siswa di Jeneponto Dirujuk ke RS, Kejang, Sesak hingga Diare Usai Makan Menu MBG
- Bupati Syaharuddin Beri Pesan Motivatif Menjadi Pemimpin kepada Ratusan Siswa di Sidrap
- Roadshow di Makassar, BukuAgen Perluas Akses Keuangan Masyarakat lewat UMKM
Ia menilai bahwa tindakan GAR ITB ini tidak sesuai dengan citra ITB sebagai kampus yang selama ini banyak melahirkan orang-orang hebat.
“ITB, kampus yang menghasilkan tokoh-tokoh, pemikir-pemikir besar, engineer-engineer hebat (seperti) Soekarno, Habiebie, Rooseno, Sutami, dll. Eh ternyata sebagian kecil alumninya berpikiran cupet, terlalu banyak gaul dengan intel, jadi organ surveillance swasta, tokoh-tokoh yang dicap ekstrimis,” tulis Rizal Ramli di akun twitternya pada Jumat, 12 Februari 2021.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
