Terkini.id, Jakarta – Ketua Lembaga Hubungan Internasional DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menanggapi insiden yang menimpa umat muslim di India.
Ia mengaku prihatin atas larangan penggunaan hijab bagi siswi di India. Baginya, pemberlakuan kebijakan tersebut justru merusak toleransi sekaligus sangat membahayakan bagi kemanusiaan dan kebebasan beragama.
Diketahui seorang pelajar dari India Muskaan Khan, menjadi sorotan media atas aksinya melakukan perlawanan terhadap kebijakan sekolahnya yang melarang penggunaan hijab di sekolah, kegiatan aksi tersebut beredar luas di media sosial.
Ketua DPP PPP, Illiza Sa’aduddin Djamal, mendukung penuh aksi Muskaan Khan yang teguh mempertahankan hak dan pendidikannya di tengah perlakuan rasisme Hindu terhadap muslim India.
“Buat kami, Muskaan Khan adalah wajah perlawanan yang menolak tindakan rasisme terhadap dirinya dan umat islam lainnya di tengah larangan menggunakan hijab, dan ini perlu kita dukung” ungkap Illiza dikutip dari laman Republika pada Senin, 14 Februari 2022.
Ia meminta pemerintah India agar memberikan perhatian dan segera menyelesaikan insiden itu. Sebab peristiwa demi peristiwa tentang ini ini sudah menjadi perhatian dunia internasional.
“Persoalan rasisme terhadap umat islam di India bukan yang pertama kali tapi sudah sering terjadi. Tindakan diskriminasi terhadap umat islam tidak hanya terjadi dalam dunia pendidikan tapi juga di berbagai bidang termasuk pekerjaan dan kesehatan,” ucapnya.
Ia juga berpendapat bahwa aaksi rasisme atas nama agama tidak dapat dibenarkan.
Menurutnya, umat muslim khusunya pelajar muslim di India berhak mendapatkan haknya dan mempertahankan keyakinannya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
