Terkini.id, Jakarta- Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyampaikan orasi ilmiah saat penganugerahan gelar kehormatan doktor honoris causa (HC) dari Universitas Brawijaya pada Senin 25 Juli 2022.
Dalam orasinya, Surya Paloh memandang bahwa lebih baik pemilihan umum (pemilu) tidak perlu di selenggarakan apabila berujung pada perpecahan bangsa.
Surya Paloh awalnya berbicara mengenai praktik politik identitas yang baik dan buruk.
Surya Paloh sendiri mendukung praktik politik identitas yang baik dengan memunculkan kekhasan identitas dari suatu kelompok politik.
Berdasarkan dengan argumentasinya tersebut sehingga Surya Paloh lantas memandang lebih baik tidak perlu ada pemilu kalau berujung pada perpecahan bangsa.
Menanggapi hal tersebut Ketua DPP PPP Ahmad Baidowi yang lebih akrab di sapa dengan Awiek menyebut jika peniadaan pemilu dilakukan, hal tersebut bisa menimbulkan sejumlah hal negatif.
- Surya Paloh Yakin Andi Sudirmam-Fatmawati Dapat Memajukan Sulsel
- Surya Paloh Minta Kader NasDem Solid Menangkan ASS-Fatma di Pilgub Sulsel 2024
- NasDem Jadi Pemenang Pemilu di Sulsel, Surya Paloh Apresiasi Pencapaian Rusdi Masse - Syaharuddin Alrif
- Cak Imin Beberkan Pertemuan Surya Paloh dengan Jokowi Tanpa Koordinasi Koalisi 01
- Usai Bertemu Surya Paloh, Rezki Makin Optimis Bisa Menangkan NasDem
“Tidak melaksanakan pemilu kan itu melanggar konstitusi. Ongkosnya jauh lebih mahal”, ungkap Awiek di kutip dari detiknews pada 26 Juli 2022.
Menurutnya, pergelaran pemilu pada tahun 2024 sudah sesuai dengan konstitusi. Pemilu harus sesuai dengan tahapan.
“Itu bisa menimbulkan chaos juga kalau tidak sesuai dengan harapan”, lanjutnya.
Awiek berharap tidak ada lagi politik identitas yang mengarah pada perpecahan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
