Terkini.id, Makassar – FIFA kembali menegaskan hukuman atas dua klub Liga 1 Indonesia, PSM Makassar dan PSS Sleman, dengan memberlakukan larangan transfer pemain. Pengumuman ini terjadi setelah FIFA merilis daftar klub yang dilarang melakukan aktivitas transfer pemain melalui situs resminya.
Dari total 947 klub yang terkena dampak hukuman tersebut, PSM dan PSS menjadi tambahan baru dari Indonesia. Sebelumnya, pada awal April lalu, lima klub Indonesia telah diumumkan menerima hukuman serupa.
Persija Jakarta, Sada Sumut FC, Persiwa Wamena, Persikab Kabupaten Bandung, dan Persiraja Banda Aceh adalah klub yang telah mendapat hukuman sebelumnya.
Persiwa Wamena tercatat mendapat sanksi terberat, dengan larangan melakukan aktivitas transfer selamanya sejak 12 Mei 2022.
Sementara tiga klub lainnya, termasuk Persija dan Persiraja, dilarang melakukan transfer selama tiga jendela transfer ke depan, mulai dari 26 Januari 2024.
- Tayangan Piala Dunia 2026 Bisa Diakses di MAXStream TV, Warga Indonesia Hingga Pelosok Bisa Menikmati
- Wali Kota Munafri Sebut Data Akurat Jadi Dasar Pembangunan dan Investasi Makassar
- Diskominfo dan Dinas Kesehatan Sidrap Berkolaborasi dalam Implementasi TTE
- BI Sulsel Kuatkan Kampanye Ekonomi dan Keuangan Syariah Melalui Training of Trainers
- Wujudkan Kepedulian Sosial, Pelindo dan PJM Gelar Doa Bersama dan Satunan Anak Yatim di Samarinda
Persikab dan Sada Sumut FC juga menghadapi larangan serupa, namun mulai berlaku sejak 26 Februari 2024.
Hukuman yang serupa juga diterapkan untuk PSS Sleman dan PSM Makassar, yang keduanya dilarang melakukan transfer pemain selama tiga periode jendela transfer ke depan.
PSS telah mulai menjalani hukuman sejak 9 April 2024, sementara PSM Makassar mulai berlaku sejak 12 April 2024.
Hingga kini, FIFA belum memberikan rincian secara detail mengenai pelanggaran yang dilakukan oleh lima klub Indonesia yang kena hukuman.
Namun, seperti dilansir dari AP, hukuman registration ban biasanya diberikan karena melanggar aturan transfer atau memiliki utang transfer yang belum diselesaikan kepada klub lain.
Dalam beberapa kasus, larangan tersebut dapat dicabut apabila klub berhasil melunasi utang mereka.
Secara umum, registration ban merupakan larangan bagi klub untuk mendaftarkan pemain baru yang direkrutnya dalam bursa transfer ke federasi sepak bola setempat. Dampaknya adalah klub tersebut tidak dapat memainkan pemain baru yang mereka rekrut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
