Lebih Jahat dari SARS, Penyakit dari Tiongkok Ini Masih Misterius

Wabah pneumonia berat pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Hubei, Tiongkok pada Minggu 5 Januari 2020. Saat itu, sebanyak 59 orang yang tinggal di dekat pasar ikan di kota tersebut mengalami gejala seperti pneumonia. / Istimewa

TERKINI.id – Lebih Jahat dari SARS, Penyakit dari Tiongkok Ini Masih Misterius. Di tengah kekhawatiran terhadap penyakit seperti pneumonia misterius yang disebabkan virus corona, Amerika Serikat (AS) mulai melakukan pemeriksaan ketat terhadap penumpang pesawat dari Tiongkok di tiga bandara sejak Jumat 18 Januari 2020.

Mengantisipasi penyakit SARS yang merebak dengan cepat seperti dalam satu dekade lalu, otoritas kesehatan di AS mengambil langkah preventif untuk mencegah hal-hal atas apa yang disebut “tidak diinginkan”.

Pejabat Senior Pusat Kendali dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Martin Cetron, seperti dikutip AFP belum lama ini, mengungkapkan hal tersebut dilakukan semata guna melindungi kesehatan publik AS selama masa darurat merebaknya virus corona.  Sehingga, pihaknya mulai memeriksa jalur masuk di tiga tempat tersebut.

Cetron menjabarkan, pemeriksaan itu akan dilakukan di bandara San Francisco, New York, dan Los Angeles. Ketiga bandara ini merupakan destinasi terbesar untuk penerbangan lanjutan.

Ia memperkirakan, proses pemeriksaan dalam beberapa pekan ke depan melibatkan sekitar 500 orang.

Dalam masa tersebut, para wisatawan dari Tiongkok akan diminta untuk mengisi kuesioner dan menyerahkannya ke tempat pemeriksaan suhu tubuh. Sehingga, mereka yang menunjukkan gejala terinfeksi virus corona akan dibawa ke fasilitas lainnya untuk menjalani tes kurang lebih satu hari.

AS memutuskan untuk memperketat pengamanannya karena saat ini penyakit yang belum diketahui pasti penyebabnya itu sudah merenggut dua nyawa di Tiongkok. Selain itu, virus tersebut juga sudah terbawa ke Thailand dan Jepang melalui turis yang datang dari Tiongkok.

Sekadar diketahui, wabah pneumonia berat ini pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Hubei, Tiongkok pada Minggu 5 Januari 2020. Saat itu, sebanyak 59 orang yang tinggal di dekat pasar ikan di kota tersebut mengalami gejala seperti pneumonia.

Komentar

Rekomendasi

Kabar Gembira, Ilmuwan Iran Berhasil Uji Coba Vaksin Virus Corona

Tak Hanya PM Inggris, Ratu Elizabeth Juga Dikabarkan Terpapar Corona

Perdana Menteri Inggris Positif Terpapar Covid-19

Soal Covid-19, Presiden Jokowi Ajak Negara G20 “Perang”

Pangeran Charles Terinfeksi Virus Corona

WHO Sebut AS Berpotensi Jadi Pusat Penularan Corona ke Seluruh Dunia

Viral, Dokter Ini Tak Mau Pulang dan Cuma Bisa Lihat Anaknya dari Luar Pagar

Cegah Corona, Negara Ini Larang Warganya Ngumpul Lebih dari 2 Orang

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar