Lelang Jabatan Pemkot Makassar Masuk Tahap Presentasi dan Wawancara, Peserta Antusias

Lelang Jabatan Pemkot Makassar Masuk Tahap Presentasi dan Wawancara, Peserta Antusias

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Sistem lelang jabatan lingkungan Pemerintah Kota Makassar telah memasuki tahap presentasi dan wawancara. Hal itu berlangsung selama 5 hari, mulai 29 November hingga 3 Desember 2021 mendatang.

Sebelumnya, Panitia Seleksi (Pansel) Lelang Jabatan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Kota Makassar telah mengumumkan hasil seleksi berkas atau administrasi pendaftar lelang. Itu berdasarkan pengumuman Nomor 10/PANSEL-JPTP/XI/2021.

Melalui pengumuman tersebut sebanyak 73 pejabat yang dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Kepala Bidang Diklat dan Pengembangan Kompetensi BKPSDM Kota Makassar, Vivi Andriani Amri, mengatakan, sejak hari pertama presentasi dan wawancara, para peserta hadir secara keseluruhan.

Menurutnya, peserta lelang jabatan antusias mengikuti presentasi dan wawancara. 

Baca Juga

Kepala Bidang Diklat dan Pengembangan Kompetensi BKPSDM Kota Makassar, Vivi Andriani Amri, mengatakan, sejak hari pertama presentasi dan wawancara, para peserta hadir secara keseluruhan.

Khusus hari ini, peserta yang dijadwalkan adalah mereka yang memilih jabatan kelompok administrasi dan pelayanan.

“Sudah selesai untuk tahap wawancara yang kelompok keuangan atau teknis. Karena untuk kelompok ini kita jadwalkan cuman hari Senin dan Selasa,” kata Vivi, Rabu, 1 Desember 2021.

Setelah tahapan wawancara dan presentasi, maka selanjutnya akan dilakukan pengumuman hasil presentasi dan wawancara pada 4 Desember 2021.

Setelah itu seleksi uji kompetensi oleh assesor (assessment) selama empat hari, 6-9 Desember 2021 di Kampus Universitas Hasanuddin.

“Untuk yang terakhir itu tiga besar setiap jabatan yang akan kita kirimkan nama ke Pak Wali Kota selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (14 Desember),” kata Vivi.

Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad mengatakan dalam lelang jabatan kali ini, Wali Kota Makassar harus memilih orang-orang yang memiliki kompetensi yang mumpuni di bidangnya. 

Faktor kedekatan dikatakannya bukan menjadi yang utama dalam memilih pejabat. 

“Tak ada masalah kalau menempatkan orag berdasar kedekatan, karena dia akan menempatkan orang yang akan sejalan dengan visi misinya. Ndak mungkin pemimpin mau cari orang yang akan berkhianat. Tapi yang lebih penting, menempatkan orang yang sesuai dengan kemampuannya,” jelasnya. 

Ray menekankan, menentukan komposisi kedinasan harus lebih jeli dengan menempatkan seseorang sesuai kemampuannya masing-masing dan pengalaman kerja sebelumnya. 

“Misal untuk kadis kesehatan ya yang berlatar belakang di kesehatan maupun yang pemgalaman di administrasi kesehatan. Sehingga lebih mudah menyesuaikan kebutuhan masyarakat kita sesuai dengan urgensinya,” ungkap Politisi Demokrat ini. 

Ia menjelaskan, sering sekali terjadi program yang dibuat pejabat baru, berbeda jauh dari sebelumnya. Sehingga hal ini membuat bingung masyarakat dan membuat program sebelumnya mangkrak. 

“Karena saat ini sering terjadi, pemimpin baru, berbeda jauh dari sebelumnya terkait program-programnya. Nah itu yang membuat kebingungan dari masyarakat kita,” tutupnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.