Lewat Inkubator Bisnis, Polbangtan Kementan Ciptakan SDM Pertanian Unggul Berjiwa Wirausaha

Lewat Inkubator Bisnis, Polbangtan Kementan Ciptakan SDM Pertanian Unggul Berjiwa Wirausaha

R
Polbangtan
Redaksi

Tim Redaksi

Ketua AIBI, Catur Sugiarto mengapresiasi keberadaan Program inkubator di Polbangtan Gowa.

“IBT dan tenant yang dirintis dari inkubaotr ini akan berkembang lebih cepat, tidak mati, dan bisa diterima oleh pasar dengan baik. Program-program ini didukung oleh pendanaan dari Program YESS dan dukungan dari Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia dan harapannya kelibatan inkubator-inkubator tidak hanya di Polbangtan, tetapi diseluruh Indonesia. Tidak hanya mendukung peningkatan dan pengembangan start up bidang pertanian agar bisa berkembang lebih baik lagi”.

Pada saat monitoring, turut hadir Prof. Mardiana E. Fachry yang merupakan Koordinator AIBI Indonesia Timur mengatakan bahwa IBT adalah media sebagai tempat untuk mendapatkan calon-calon enterpreneur.

“Inkubator adalah media sebagai tempat untuk melakukan inkubasi bagi mahasiswa-mahasiswa, kita mengembagkan kewirausahaan untuk mendapatkan calon-calon enterpreneur ke depan. Jadi kampus ini menjadi tempat untuk pembinaan dengan model inkubasi, sehingga faktor itu dibutuhkan karena inkubator memliki fungsi. Salah satunya adalah bagaimana kita meningkatakan kapasitas dan kemamampuan yang kita sebut tenant calon wirausaha ini. Baik dari kemampuan SDM-nya, manajerialnya, produksinya sampai bahkan pemasaran”.

“Jadi Inkubasi adalah suatu proses atau bisnis pemula yang memiliki prototipe yang mendukung kurikulum yang ada. Terutama di Polbangtan ini arahnya enterpreneurship yakni menghasilkan produksi. Kalau disini fokus ke pertanian dan peternakan jadi bagaimana produk itu dapat dikembangkan dengan catatan memilki inivonasi. Produk yang dihasilkan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan pasar, sehingga dengan adanya inkubator ini menjadi media bagi alumni untuk memudahkan jalannya fungsi inkubasi itu” tambah Prof Mardiana.

Baca Juga

Memonitoring dan evaluasi kegiatan Inkubator Bisnis Teknologi di Polbangtan Gowa memonev 3 tenant yakni produk coklat bubuk, produk selada hidroponik, dan penggemukan sapi. Ke 3 tenant ini merupakan alumni dari Polbangtan gowa yang mendapatkan dana inkubasi dari porgram YESS sebesar 65jt per tenant dari 20 alumni yang sebelumnya diseleksi.

Elfira salah satu alumni penerima manfaat, dengan produk usaha coklat bubuk y sudah berjalan 3 tahun ini mengolah produknya di TEFA dan memasukkannya ke toko tani

“Dari 10 calon, 3 orang yang terpilih, saya termasuk didalamnya. Produksinya di TEFA dalam kampus dan dijual di toko tani Polbangtan juga dipasarkan di luar”.

Muhammad Faiz alumni Polbangtan Gowa yang juga mendapatkan dana inkubasi dengan produk selada hidroponik mengatakan ada perbedaan yang dia rasakan dari segi pemasaran sebelum dan sesudah menerima dana inkubasi tersebut.

“Perbedaan yang saya rasakan sesudah menerima IBT yakni dari segi pemasaran karena pendanaan yang besar ini sehingga produksi juga bertambah. Di Polbangtan Gowa saya membuat green house baru dan berencana melakukan penanaman baru”.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.