Terkini.Id, Gowa – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa menggelar Workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam rangka penyusunan dokumen reakreditasi institusi, Jumat (10/04/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan seluruh elemen kampus dalam memenuhi standar mutu pendidikan tinggi.
Workshop ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan vokasi pertanian guna mencetak petani milenial yang kompeten, mandiri, dan berbasis teknologi.
“Program ini mengintegrasikan magang luar negeri, kurikulum berstandar industri, serta peningkatan mutu lembaga melalui reakreditasi,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa pendidikan vokasi pertanian merupakan instrumen strategis dalam menyiapkan generasi muda pertanian Indonesia.
“Polbangtan dan PEPI dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata sektor pertanian. Lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pelaku utama, agripreneur muda, dan agen perubahan yang membawa inovasi teknologi ke lapangan,” jelasnya.
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg di Bone Aman, Alokasi Ditambah
- Makna Seutas Tali Di Jembatan Garuda Merah Putih Menjadi Semangat HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
- KAMPAS Diminta Perluas Gerakan, Kajian Zona 1 Dipandu Ketua Pemuda Muhammadiyah Bulukumba
- Kebakaran Mal Nipah Park Makassar Berhasil Dipadamkan, Operasional Tetap Berjalan Normal
- Paradoks Emas di Tengah Ketegangan Geopolitik: Membaca Arah Kekayaan di Era Turbulensi
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia menjadi kunci pembangunan sektor pertanian. Ia berharap lembaga pendidikan vokasi mampu melahirkan generasi muda yang inovatif, adaptif, dan siap kerja.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kampus 1 Polbangtan Gowa ini menghadirkan narasumber Agus Setyo Muntohar, anggota Dewan Eksekutif BAN-PT. Ia memaparkan materi terkait pemetaan standar SPMI terhadap kriteria akreditasi, penyusunan dokumen mutu, serta strategi pengelolaan data dukung yang valid dan akuntabel.
Plt. Direktur Polbangtan Gowa, Sartika Juwita, dalam sambutannya menegaskan bahwa akreditasi merupakan instrumen penting dalam menjamin dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi.
“Melalui proses akreditasi, kita tidak hanya menilai capaian, tetapi juga melakukan refleksi dan perbaikan berkelanjutan demi peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Ia juga berharap narasumber dapat memberikan masukan konstruktif serta membuka ruang diskusi mendalam, khususnya terkait penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED) institusi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
