Masuk

Lihat Cara Unik Merayakan Hari Valentine di Berbagai Negara

Komentar

Terkini.id, Jakarta – 14 Februari 2021 diperingati sebagai Hari Kasih Sayang atau Valentine’s Day. Biasanya, hari ini dirayakan muda-mudi dengan cara memberikan bunga, cokelat, dan lain-lain kepada tambatan hati. Hari Valentine memang identik dengan pemberian hadiah yang melambangkan cinta. Namun, memberikan bunga dan cokelat bukanlah satu-satunya cara merayakan Hari Valentine.

Dilansir dari Wanderlust, berikut ini tradisi-tradisi unik dalam merayakan Hari Valentine di berbagai negara.

Tradisi-tradisi ini mungkin bisa dijadikan inspirasi bagi pembaca yang merayakan Hari Valentine.

1. Mengirimkan surat lelucon

Baca Juga: Pendakwah Felix Siauw dalam Sebuah Video Lawas Sebut Valentine Bukan Bagian dari Budaya Islam tapi Perayaan yang Menyesatkan

Di Norwegia, para anak muda merayakan Valentine dengan cara mengirimkan “gaekkebrev” yang berarti surat lelucon.

Surat ini berisi sajak-sajak lucu atau catatan cinta dari si pengirim yang tidak disebutkan namanya.

Satu-satunya petunjuk untuk penerima surat ini adalah titik-titik yang yang mewakili setiap huruf dari nama si pengirim.

Baca Juga: Kondom Diprediksi Laris Manis Saat Valentine, Satpol PP Makassar Bakal Awasi Hotel dan Wisma

Jika penerima dapat menebak siapa pengirimnya, si pengirim akan memberi telur pada hari Minggu Paskah.

Namun jika tidak, maka si penerima lah yang harus membelikan telur paskah kepada si pengirim.

3. Memberikan sendok

Di Wales, Inggris, Hari Valentine dirayakan pada 25 Januari setiap tahunnya.

Perayaan yang dilakukan oleh masyarakat Wales cukup unik, yaitu dengan memberikan sendok kayu yang dipahat sendiri oleh si laki-laki

Baca Juga: Singgung Perayaan Hari Valentine, Pendakwah UAS: Itu Hari Zina Internasional

Setiap pahatan memiliki makna simbolik tersendiri yang biasanya berisi harapan si pemahatnya kepada perempuan yang menerima.

Misalnya, jumlah manik-manik bisa saja berarti jumlah anak yang diharapkan oleh laki-laki dari si perempuan jika mereka menikah.

Tradisi memberikan sendok pahatan ini masih berjalan hingga sekarang namun sudah jarang yang melakukan pahatannya sendiri.

3. Tradisi lotre cinta

Dulu, ada sebuah tradisi bernama une loterie d’amour atau lotre cinta di Prancis yang kini sudah dilarang oleh pemerintah.

Para pemuda dan pemudi yang belum memiliki pasangan akan berkumpul di sisi jalan yang berbeda.

Para pemuda akan memanggil perempuan di seberang jalan hingga akhirnya mereka semua berpasangan.

Jika laki-laki tidak menyukai perempuan yang mereka dapat, maka mereka bisa mencari pasangan lain.

Terkadang juga para perempuan yang ditolak akan berkumpul bersama dan meleparkan foto laki-laki yang menolak mereka ke dalam api.

4. Tradisi melihat burung

Di Slovenia juga ada tradisi unik untuk merayakan Hari Valentine yang kebetulan dirayakan dengan perayaan awal musim semi.

Di salah satu wilayah Slovenia bernama Gregorjevo, para perempuan akan keluar untuk melihat bunga-bunga bermekaran dan burung-burung berkicau.

Menurut kepercayaan mereka, burung pertama yang mereka lihat akan memberi tahu mereka seperti apa calon suami mereka nantinya.

5. Merayakan dengan apel

Orang Kurdi di Irak merayakan Hari Valentine dengan tradisi yang mereka sebut pesta cinta.

Mereka akan menghias apel merah yang dianggap melambangkan kisah cinta Adam dan Hawa.

6. Parade cinta

Di Guatemala, orang merayakan Hari Valentine atau yang mereka sebut dengan El Dia del Carino dengan melakukan parade cinta di jalanan.

Jika biasanya Hari Valentine hanya dirayakan anak-anak muda, di Gautemala orang tua juga ikut merayakan dengan memakai gaun bulu dan topeng di Kota Guatemala.

7. Tradisi balas membalas cokelat di Korea Selatan

Di Korea Selatan, Hari Valentine juga dirayakan dengan memberikan cokelat.

Namun yang berbeda adalah pada tanggal 14 Februari, hanya perempuan yang memberikan cokelat untuk laki-laki.

Lalu, pada White Day yang jatuh pada 14 Maret, giliran laki-laki yang akan memberikan cokelat kepada perempuan yang mereka suka.

Sebulan kemudian ada yang disebut Black Day di mana mereka yang tidak menerima cokelat akan merayakan bersama dengan memesan Jjajyangmyeon (mie kacang hitam)