Logo Bir Heineken dan Pesta Sampanye Akan Dihilangkan Akibat Tuai Kontroversi, Netizen: Anies Penakut!

Terkini.id, Jakarta- Perusahaan Bir Heineken yang menjadi sponsor Formula E Jakarta tengah menjadi kontroversi di tengah masyarakat. Panitia Pelaksana akan menghilangkan logo bir Heineken saat balapan nanti. 

Mengetahui akan dihilangkan logo bir Heineken di ajang Formula E Jakarta, netizen langsung memberikan tanggapan terkait hal tersebut. 

Seorang netizen bernama akun @jisatu01 menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai penakut setelah mendapatkan ancaman dari pihak Persaudaraan Alumni 212 (PA 212). 

Baca Juga: Didorong Duet dengan Anies Baswedan, Netizen: Ganjar Pasti Menolak, Tak...

“Anies Gubernur Penakut. Gubernur Anies Baswedan setelah diancam si ompong Bamukmin PA 212,” tulis akun @jisatu01 dalam akun Twitternya, Jumat 27 Mei 2022.

Netizen tersebut mengatakan, ancaman dari Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin menyebut pihaknya sebagai pendukung Anies akan meninggalkannya. Dia lantas menyebut Gubernur DKI tersebut justru akan menghilangkan logo sponsor bir dan pesta sampanye.

Baca Juga: Sebut Jakarta Bisa Lebih Baik tanpa Gubernur Dibanding Punya Gubernur...

“Anies akan menghilangkan sponsor bir Heineken dan sampanye Moet dan Chandon sebagai sponsor Formula E,” ujarnya. 

“Dasar penakut!” imbuhnya.

Lebih lanjut, netizen tersebut mengungkapkan rasa tidak percaya kepada Anies yang disebut ingin menjadi presiden Indonesia. Bahkan dia mempertanyakan masa depan Indonesia jika dipimpin oleh Anies Baswedan sebagai presiden. 

Baca Juga: Sebut Jakarta Bisa Lebih Baik tanpa Gubernur Dibanding Punya Gubernur...

“Begini mau jadi RI 1, gimana masa depan NKRI bila dipimpin Anies,” pungkasnya. 

Sementara itu, penghilangan logo bir Heineken disampaikan oleh Ketua Pelaksana Formula E Jakarta Ahmad Sahroni. Pihak Formula E Operations (FEO) disebut juga menyepakati hal ini. 

“Kami sudah bersepakat bahwa tidak akan ada logo Heineken di area sirkuit,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Formula E Jakarta, Ahmad Sahroni, dikutip dari suara.com, Jumat 27 Mei 2022. 

Tak hanya logo Heineken, kegiatan yang berhubungan dengan minuman keras juga sepenuhnya ditiadakan di ajang kali ini. Termasuk tradisi membuka botol sampanye yang beralkhohol juga tak akan diadakan.

“Selain itu, tidak akan ada penggunaan campagne beralkhohol dalam acara penyerahan piala juara. Logo diganti dengan tagline berbunyi When you drive, never drink,” jelasnya.

Bagikan