Mahasiswa di Makassar Ciptakan Alat Filter Polusi Udara

Tiga mahasiswa FMIPA Universitas Hasanuddin berkolaborasi menciptakan alat filter polusi udara.

Terkini.id,Makassar – Tiga mahasiswa FMIPA Universitas Hasanuddin berkolaborasi menciptakan alat filter polusi udara. Ketiga mahasiswa tersebut masing-masing Abdul Rahman dari jurusan Kimia angkatan 2016, Nurkhaliq Maulana Putra dari jursna Fisika tahun 2015 dan Syianto Tri Putra Alam Mulyoto dari jurusan Biologi angkatan 2016.

Di bawah bimbingan Dr. Indah raya M.Si, Dosen Kimia FMIPA Unhas, ketiganya menghasilkan inovasi filter untuk mereduksi kadar polusi dan ramah lingkungan serta murah dengan nama “Water Exhaust filter”

Temuan ini didasari adanya polusi yang menjadi problem utama di kota-kota besar, baik negara berkembang ataupun di negara maju. Kontribusi emisi gas buang kendaraan bermotor sebagai sumber polusi udara terbesar mencapai 60-70 persen.

Penelitian yang dilakukan David Pimentel menyebutkan, polusi udara memberikan  konttribusi besar bagi bertambahnya tingkat kematian yang terjadi diseluruh dunia.

“Sedikitnya terdapat 62 juta jiwa di seluruh dunia atau sekitar 40 persen dari total kematian meregang nyawa akibat terjadinya polusi udara. Karena bahaya emisi gas buang inilah perlu usaha untuk mengendalikan dan mengurangi pencemaran udara agar dampak negatif bagi manusia perlu diminimalkan,” ujar Abd. Rahman.

Menarik untuk Anda:

Ditambahkannya, water exhaust filter memiliki filter zeolite dan senyawa organolitium yang nantinya dapat digunakan sebagai filter kanlpot masa depan dengan  prinsip kerja pengkonversi gas polutan udara.

“Solusinya mengurangi dampak pencemaran udara bagi masyarakat dan  meningkatkan  kualitas kesehatan dari efek  pencemaran lingkungan akibat polutan udara,: terangnya.

Sementara itu, Dosen pembimbing, Dr.Indah Raya mengatakan, karya mahasiswa ini diharapkan makin mendorong situasi akademik di UNHAS yang semakin kompetitif dan inovatif.

“Berharap agar mahasiwa bimbingannya dapat berjaya di ajang pekan ilmiah mahasiswa nasional (PIMNAS) tahun 2019 yang akan dilaksanakan di Universitas Udayana Bali,” tutup Indah.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Pasien Sembuh Covid-19 Indonesia per 19 Oktober Capai 289.243 Orang

Bahas Tantangan Pembelajaran Sosiologi di Tengah Pandemi, FIS UNM Gelar Seminar Nasional

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar