Mahasiswi Universitas Hasanuddin Dibunuh Pacarnya karena Hamil

Mahasiswi Universitas Hasanuddin Dibunuh Pacarnya karena Hamil

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Kapolrestabes Makassar Kombes Mokhamad Ngajib menyatakan mahasiswi Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas), M (20) tewas dibunuh oleh kekasihnya sendiri yang bernama RJ alias Joshua. Pelaku tega menghabisi nyawa korban yang sedang hamil empat bulan.

“Pacar korban yang kita patut duga yang bersangkutan adalah pelaku daripada pembunuhan,” ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Mokhamad Ngajib kepada wartawan di Polsek Tamalanrea, Senin, 16 Juni 2023.

Dia mengatakan pelaku menghabisi nyawa korban lantaran ingin menggugurkan kandungan kekasihnya itu. Terlebih ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Berdasarkan hasil visum dan autopsi oleh dokter forensik ditemukan luka akibat kekerasan di antaranya sebelah mata pipi kiri dan kepala bagian belakang.

“Dari hasil autopsi diperoleh bahwa ada di dalam tubuh korban ini janin umur 4 bulan,” kata Ngajib.

Baca Juga

Ngajib mengatakan pihaknya sudah mengamankan beberapa barang bukti terkait kasus tersebut. Di antaranya adalah pakaian korban, dan beberapa jenis obat di TKP.

Sebelumnya, Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Lando KS menjelaskan, M ditemukan terlentang di dalam kamar kos oleh tetangga kamarnya pada Sabtu malam, sekitar pukul 18.15 WITA.

Lando menjelaskan hal itu bermula saat tetangga kosnya melihat tempat penampungan air yang tidak kunjung penuh. Tetangga kosnya pun mengecek kamar Marsa lantaran mendengar suara air terus mengalir. Saat di depan kamar M, tetangga kosnya menghubungi mahasiswi Kehutanan semester 6 itu.

Namun panggilan lewat ponsel pribadinya tidak mendapatkan jawaban.

“Sehingga saksi (tiga perempuan tetangga kos) membuka kamar korban dan melihat korban (M) dalam posisi tidur terlentang dan melihat tangan korban lebam kebiruan,” katanya. 

“Muka korban kelihatan biru-biru, dan bibirnya hitam lebam dan bekas darah kering di mulut dan hidung keluar busa,” sambungnya.

Tetangga kos Marsa pun menghubungi pacar M, berinisial Joshua.

Joshua pun datang dan memeriksa kondisi M yang posisi kakinya sudah terlentang.

“(Saksi) memeriksa denyut tidak ada, di leher tidak ada. Mulut korban menganga sedikit, seperti serbuk atau busa, tangan bentuk tinju,” bebernya.

Joshuo, kata Lando, lalu memesan taksi online dan Marsa dibawa ke RS Unhas.

Banyaknya luka lebam di tubuh M dinilai janggal oleh keluarga. Untuk itu, pihak keluarga pun meminta polisi melakukan autopsi terhadap jenazah almarhum. Autopsi dilakukan tim Forensik Dokpol Biddokkes Polda, Jl Kumala, Makassar.

“Iya kasihan, banyak luka lebamnya. Ada juga keluar darah di bagian sini (hidung),” ucap salah satu keluarga almarhum.

Rencananya, setelah diotopsi, jenazah almarhum langsung dibawa ambulans ke kampung halamannya. Tepatnya di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai.

“Iya rencananya begitu, langsung dibawa ke kampung untuk dimakamkan,” jelasnya. 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.