Terkini.id, Jakarta – Menko Polhukam, Mahfud MD angkat bicara soal video yang diunggah kanal YouTube Radar Istana berjudul “Tegas!! Mahfud MD Minta KPK Tangkap Semua BuzzerRp”.
Mahfud MD pun menegaskan, video yang memperlihatkan wawancara dirinya itu telah dipotong-potong.
Ia pun menegaskan bahwa video tersebut tidak benar alias hoax. Mahfud menuliskan tautan (link) dari sumber video hoax yang dimaksudnya itu. Namun, video itu sendiri sudah tak dapat diakses secara umum.
Dalam unggahannya di Instagram pribadinya, Mahfud MD menegaskan bahwa video viral yang diunggah oleh kanal YouTube Radar Istana itu bukan terkait buzzerRp.
Menurut Mahfud, video yang durasi aslinya 8,31 menit adalah jahitan potongan-potongan video yang dirangkai secara menyesatkan karena isinya tidak benar.
- Mahfud MD Tegaskan Perpol 10 2025 Adalah Pembangkangan Terhadap Konstitusi
- Mahfud MD Enggan Terima Honor Saat Jadi Khatib di Masjid Al-Markaz
- Lewat Pantun di Kampanye Ganjar, Butet Kartaredjasa Sindir Jokowi: Ini Banteng-Banteng yang Dilukai, Siapa yang Melukai?
- Cak Imin: Kalau jadi Wapres Ga Ada Gunanya Ya Mundur!
- Mahfud MD Akan Kirim Tim Untuk Investigasi Dugaan Intimidasi yang Diterima Melki
“Pernyataan saya yang dicuplik di video tersebut, diambil dari statement saya ketika sekitar 2 tahun lalu Joko Candra buron dan minta tidak ditangkap atau ditahan dulu karena dirinya sedang mengajukan PK ke MA,” kata Mahfus MD di postingannya, dilansir dari Detikcom, Senin 5 September 2022.
Lebih lanjut, Mahfud menjelaskan bahwa saat itu dirinya meminta agar Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) tetap menangkap Djoko Tjandra.
Pasalnya, kata Mahfud, pengajuan peninjauan kembali (PK) Djoko Tjandra tidak menunda vonis yang sudah inkracht.
Dia pun menegaskan video wawancaranya tersebut tidak terkait dengan KPK atau pihak lainnya.
“Jadi pernyataan saya itu sama sekali tak terkait dengan KPK, Ade Armando, Rocky Gerung, dll,” tegasnya.
“Lagi pula setahu saya Ade Armando tidak jadi tersangka dalam kasus korupsi, orangnya ada di tempat terang dan tidak sedang buron,” tambahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
