Masuk

Makanan Pemicu Penyakit Berbahaya, Hidari Sebelum Menyesal!

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Terkadang Makanan yang kita anggap sehat untuk tubuh kita, nyatanya ada pula makanan pemicu penyakit berbahaya.

Sebagaimana diketahui bahwa makanan merupakan peran yang sangat penting dalam kesehatan organ tubuh, baik itu menjaga pola hidup sehat.

Namun, siapa sangka makanan dan minuman nyatanya terdapat memiliki pemicu penyakit resiko kesehatan yang serius.

Baca Juga: Inilah Lima Efek Tidur dengan Kipas Angin Menyala Semalaman

Dimana penyakit resiko yang dimaksud adalah Fatty Liver atau penyakit hati yang berlemak nonalkohol (NAFLD) yang sama sekali tidak bisa dianggap sepela.

Lantas hal tersebut kondisi ini terjadi saat lemak menumpuk di organ hati. Fatty Liver terkadang memang bisa jadi tidak berbahaya, tapi juga bisa meningkat menjadi risiko kesehatan yang serius.

Nah, tahu nggak kalau ada makanan yang sering dikonsumsi ternyata memicu Fatty Liver?

Baca Juga: Ternyata Kebiasaan Umum Ini Berbahaya Untuk Kesehatan, Waspada!

Dengan hal tersebut, seorang penelitian baru menemukan bahwa makan daging merah dikaitkan dengan peningkatan risiko pengembangan Fatty Liver. Dikutip dari Grid. Minggu, 13 November 2022.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Clinical Nutrition, peneliti dari Harvard Medical School dan Harvard T.H. Chan School of Public Health melihat data dari sekitar 78.000 wanita selama periode dua dekade.

Selain dari itu, diketahui pula bahwa mereka menemukan bahwa wanita yang makan satu porsi atau kurang daging merah per minggu secara signifikan lebih kecil kemungkinannya untuk mendapatkan NAFLD daripada mereka yang makan lebih banyak.

Kemudian, mereka yang makan daging merah setiap hari (atau beberapa kali per hari) justru memiliki risiko terbesar.

Baca Juga: Ternyata! Serangan Stroke Bisa Dicegah dengan Deteksi Dini

Selain itu, para peneliti mengamati efek ini untuk daging yang diproses dan yang tidak diproses.

Meskipun mengonsumsi makanan utuh mungkin tidak membantu menghindari risiko hati, jika tetap ingin makan daging merah, lebih baik memilih potongan yang belum diproses.

Selain dari itu Makanan olahan yang datang dengan banyak bahaya kesehatan, termasuk melemahkan sistem kekebalan dan meningkatkan peluang berbagai penyakit kronis.

“Penelitian di masa depan diperlukan untuk benar-benar menilai peran daging merah dan daging merah yang diproses di NAFLD,” kata Kristin Kirkpatrick MS, RDN, penulis Skinny Liver dan ahli diet terdaftar di Klinik Cleveland.

Lebih lanjut “Untuk saat ini, makanlah lebih banyak tanaman, kurangi karbohidrat olahan, gula, dan makanan olahan, dan nikmati daging merah dengan cara yang sama seperti Anda menikmati kue sebagai camilan sesekali,” lanjutnya.

Bagaimanapun, orang dengan Fatty Liver berada pada peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe 2.

Apalagi biasanya Fatty Liver memiliki sedikit gejala.

Oleh karena itu, kita mungkin harus bertanya kepada dokter untuk memastikan hasil yang benar.

Tapi beberapa tanda yang bisa diwaspadai adalah kelelahan dan nyeri di sisi kanan atas perut.