Terkini.id – Otoritas Malaysia mengatakan akan melanjutkan pengadaan vaksin Pfizer Covid-19 untuk anak-anak. Langkah ini diambil mengikuti rekomendasi panel ahli AS, dimana suntikan diizinkan untuk mereka yang berusia 5 hingga 11 tahun.
Keputusan ini diambil usai adanya pertimbangan untuk memastikan sekolah dapat dibuka kembali dengan aman di masa pandemi Covid-19.
Melansir detikcom, tak hanya vaksin Pfizer, Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin mengatakan, opsi pengadaan lain seperti vaksin Sinovac juga akan dipertimbangkan untuk diberikan pada kelompok anak.
Baru saja, Amerika Serikat melalui the Food and Drug Administration (FDA) memberikan otorisasi untuk penggunaan vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech pada usia 5-11 tahun. Ini menjadi vaksin Covid-19 pertama di negara tersebut yang diberikan untuk anak.
Hanya saja vaksin Covid-19 Pfizer belum akan segera diberikan pada anak. Para pakar dari The US Centers for Disease Control and Prevention (CDC) masih akan merumuskan petunjuk penggunaan dan saat ini tengah dalam proses pembahasan.
- Seusai Vaksin, Siswa SD di Jombang Demam dan Muntah Hingga Meninggal Dunia
- Penelitian: Vaksin Pfizer Ampuh Lawan Varian Delta Covid-19 pada Remaja
- Penerima Vaksin J&J Lebih Kuat dengan Booster Moderna dan Pfizer
- Fatwa MUI Haramkan Vaksin Pfizer, Netizen Heran: Kok Direkomendasikan Saudi untuk Jemaah Haji?
- Mulai Dipakai RI, Apa sih Efek Samping yang Bisa Ditimbulkan Vaksin Pfizer?
Vaksin Pfizer untuk anak rencananya diberikan dengan dosis 10 mikrogram, lebih rendah 30 mikrogram dari dosis asli untuk dewasa.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
