Terkini.id, Jakarta – Mantap! Dana asing Rp 11,63 triliun masuk ke Indonesia per awal September 2021. Bank Indonesia (BI) memaparkan, aliran modal asing yang masuk ke Indonesia adalah sebesar Rp 11,63 triliun pada awal September 2021. BI menguraikan, dana tersebut terdiri atas beli neto non residen di pasar SBN sebesar Rp 10,57 triliun dan beli neto di pasar saham sebesar Rp 1,06 triliun.
Selanjutnya, berdasarkan data setelmen selama 2021 (ytd), non residen beli neto sebesar Rp 27,74 triliun.
Kemudian, premi CDS Indonesia lima tahun yang turun ke level 65,99 bps per 2 September 2021. Pekan lalu, CDS Indonesia berada pada level 69,89 bps.
Mata uang rupiah dibuka pada level Rp 14.270 pada Kamis 2 September 2021 kemarin. Akan tetapi, seperti dilansir dari CNNIndonesia, Jumat 3 September 2021, mengalami tekanan pada pembukaan hari berikutnya di level Rp 14,265 per dolar AS.
Indeks Dolar (DXY) turut melemah ke level 92,32. Sementara, yield UST atau surat utang pemerintah Amerika Serikat (AS) ikut terperosok ke level 1,284 persen.
- Bank Indonesia Gelar Kembali South Sulawesi Investment Challenge di 2026, untuk Penguatan Investasi Berkelanjutan
- UMKM dan Pesantren REWAKO 2026 Dibuka, KPwBI Provinsi Sulsel Dorong untuk Naik Kelas
- OJK Sulselbar Perkuat Sinergi Sektor Keuangan Lewat Halal Bihalal
- SERAMBI 2026, BI Sulsel Buka 120 Titik Penukaran Uang Tunai
- Kunci Akselerasi Ekonomi Sulsel 2026 adalah Hilirisasi
Untuk yield SBN 10 tahun, turut mengalami kontraksi ke level 6,08 persen. Keesokan harinya mengalami penguatan tipis ke level 6,09 persen.
Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryanto menjelaskan, pihaknya akan memperkuat koordinasi pemerintah dengan otoritas terkait guna monitoring dinamika penyebaran Covid-19.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
