Mapping Kegiatan KUPVA, BI Tidak Temukan Transaksi Valas Ilegal di Sulsel

Deputi Direktur BI Sulsel, Iwan Setiawan (kedua kiri)

Terkini.id, Makassar – Sulawesi Selatan dianggap sebagai salah satu daerah dengan transaksi jual beli valas (penukaran mata uang asing) yang cukup besar.

“Misalnya ada yang mau keluar negeri terus beli uang dolar, atau transaksi yang menggunakan mata uang asing,” jelas Deputi Direktur BI Sulsel, Iwan Setiawan saat menyampaikan siaran pers Hasil Penertiban KUPVA Bukan Bank Tidak Berizin di Kantor BI Sulsel, Jumat 23 Agustus 2019.

Iwan yang juga Kepala Grup Sistem Pembayaran dan Pengedaran Uang Rupiah dan Layanan Administrasi itu menyebutkan, telah melakukan mapping terhadap Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) atau Money Changer.

“Ini dilakukan dalam rangka persiapan Mutual Evaluation (ME) Financial Action Task Force (FATF). Untuk mendukung pencegahan money laundring dan pendanaan terorisme,” katanya.

Hasil dari mapping tersebut, pihak BI tidak menemukan adanya transaksi valas yang ilegal.

“Bank Indonesia telah melaksanakan mapping terhadap beberapa pelaku usaha perhotelan, wisma, toko emas, toko oleh-oleh, dan toko seluler yang berada di wilayah kota Makassar yang menjadi wilayah pengawasan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Selatan,” katanya.

Dia menyebutkan, mapping dilakukan terhadap sekitar 30 tempat usaha dengan metode mystery shopper kepada pelaku usaha, dengan hasil mapping tidak ditemukan adanya transaksi jual beli valas ilegal.

Pada pelaksanaannya pihak-pihak yang menjadi tempat uji coba transaksi telah bersikap kooperatif sehingga kegiatan mapping dapat berjalan dengan lancar dan kondusif.

Empat Perusahaan Kantongi Izin

BI mencatat, perusahaan bukan bank yang melayani penukaran uang asing (money changer) saat ini sudah ada empat yang mengantongi izin. Keempat perusahaan KUPVA Bukan Bank tersebut antara lain:

  1. PT Haji La Tunrung (Makassar)
  2. PT Marazavalas (Makassar)
  3. PT Atlantic Money Changer (Belopa)
  4. PT Andi Sudirnan Pacinongi (Bone)
Berita Terkait
Komentar
Terkini
Bisnis

Fuso Kembali Pimpin Penjualan Truk di Sulselbar

Terkini.id, Makassar -- Pertumbuhan ekonomi yang signifikan di Sulawesi Selatan membuat bisnis penjualan kendaraan truk meningkat.General Manager Operation Officer PT Bosowa Berlian Motor (BBM),