Terkini.id, Jakarta – Setelah kurang lebih dua bulan ditutup karena pandemi covid-19, Masjid Al-Aqsa di Yerussalem Palestina kini kembali dibuka sejak kemarin, Minggu 31 Mei 2020.
Sebelumnya, Masjid Al-Aqsa sempat ditutup dua setengah bulan akibat pandemi corona atau Covid-19.
Masjid Al-Aqsa diketahui sudah ditutup pada 15 Maret 2020 lalu.
Meskipun telah dibuka, otoritas setempat telah memberlakukan beberapa tindakan pencegahan penularan Covid-19. Hal itu dilakukan demi mencegah adanya kasus infeksi lokal di Masjid Al-Aqsa.
Warga Palestina melakukan salat subuh di kompleks Masjid Al-Aqsa, situs paling suci ketiga Islam, di Kota Tua Yerusalem pada 31 Mei 2020, setelah ditutup selama lebih dari dua bulan karena pandemi Covid-19.
- Asmo Sulsel Hadirkan Promo Kicau Honda, DP Mulai Rp700 Ribu dan Hemat hingga Rp8 Juta
- Siap-Siap! Puncak Kemarau 2026 Berlangsung Juli-September, Ini Imbauan BMKG
- Pemkab Gowa dan Wahdah Islamiyah Perkuat Kolaborasi melalui Muktamar V
- Di Hadapan 218 Wisudawan STAI Al-Gazali, Bupati Andi Utta Tekankan Kreativitas dan Inovasi
- 30 Sekolah di Makassar Masuk Program Revitalisasi, Pemkot Usulkan 79 Sekolah
Dikutip dari Reuters, ditutupnya Masjid Al-Aqsa menjadi satu dari alasan umat Muslim menganggap 2020 adalah periode yang suram.
Hal tersebut lantaran umat Muslim merayakan Hari Raya Idulfitri tak semeriah biasanya.
Bahkan untuk beribadah, terdapat imbauan melakukan phisical distancing sehingga salat berjamaah menjadi sulit dilakukan.
Masyarakat Yerusalem juga sempat merasa sedih karena mereka tak bisa melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Al-Aqsa.
Dewan Wakaf Islam mengatakan Masjid Al-Aqsa mulai dibuka lantaran kasus penyebaran Covid-19 mulai melambat di Yerusalem.
Sesuai pantauan Reuters, setelah pemberitahuan Masjid Al-Aqsa dibuka kembali, umat muslim segera menyerukan takbir.
Pada Senin pagi, sekira 700 orang umat muslim dengan suka cita merayakannya dengan melaksanakan salat subuh berjamaah di Masjid Al-Aqsa.
Otoritas setempat tetap menegakkan protokol kesehatan agar dibukanya Masjid Al-Aqsa tak menjadi klaster penularan baru di Yerusalem.
Yaitu jamaah diwajibkan mengenakan masker dan sajadah atau tikar salat mereka masing-masing.
Sajadah wajib dibawa para jamaah hendak melaksanakan salat baik di dalam bangunan maupun di sekitar halaman Masjid Al-Aqsa.
Meski demikian, otoritas setempat tidak menjelaskan apakah ada pembatasan jumlah jamaah yang berkunjung ke Masjid Al-Aqsa.
Bukan cuma di Yerusalem, Arab Saudi juga sudah melarang warganya untuk melaksanakan salat Idulfitri berjamaah kecuali di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel menceritakan suasana perayaan Idul Fitri 1441 Hijriah di Arab Saudi di tengah pandemi Covid-19.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
