Terkini.id, Jakarta – Politisi partai Gerindra Fadli Zon menyoroti berita disalah satu media yang dimana diberitakan pasukan Israel menyerang jemaah di kompleks Masjid Al-Aqsa. Ia mengatakan kebiadaban Israel terhadap warga Palestina semakin menjadi-jadi.
Hal ini ia sampaikan di akun media sosial Twitternya @fadlizon seperti terlihat pada hari Jumat, 15 April 2022. Sambil menambahkan link berita dari tvonenews.com yang memuat berita tersebut, Fadli Zon juga menuliskan tak ada kecaman dari negara-negara Barat atas penyerangan dari pasukan israel tersebut seperti energi mereka untuk Ukraina.
“Kebiadaban Israel thd warga Palestina semakin menjadi2,” tulis Fadli Zon.
“Dan tak ada kecaman dr negara2 Barat seperti energi mereka utk Ukraina. Standar ganda, diskriminasi n hipokrit.” sambungnya.

Sebelumnya dikutip dari tvonenews.com dengan judul “Pasukan Israel Serang Jemaah di Masjid Al-Aqsa, Lebih dari 150 Warga Palestina Terluka”, Pasukan Israel menggerebek kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur. Serangan mereka mengakibatkan setidaknya 152 warga Palestina terluka akibat tembakan peluru karet, gas air mata, dan granat kejut pada serangan saat subuh, Jumat (15/4/2022).
- Fadli Zon Kirimkan Doa ke Saksi Sejarah G30S/PKI
- Hacker Bjorka Retas Sejumlah Instansi Pemerintah, Fadli Zon: Lemahnya Proteksi Keamanan Siber
- Kutuk Keras Serangan Israel ke Warga Palestina, Fadli Zon: Ini Jelas-jelas Kejahatan Perang
- Kabar Seniman Usul Presiden Jokowi Jadi Bapak Wayang Indonesia, Fadli Zon: Setuju!
- Soal Desakan Penonaktifan Irjen Ferdy Sambo, Habiburokhman: Aneh, Tidak Relevan
Bukan hanya melukai para jemaah, pasukan Israel juga menangkapi puluhan orang jemaah Masjid Al-Aqsa.
Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan 152 orang telah dievakuasi dari masjid dan dipindahkan ke rumah sakit terdekat, termasuk banyak yang mengalami luka di tubuh bagian atas.
Rumah sakit Al-Makassed di Yerusalem Timur mengatakan mereka telah menerima 40 orang terluka dari Al-Aqsa, dua di antaranya dengan luka kritis.
Sementara menurut Direktur Masjid al-Aqsa Sheikh Omar al-Kiswani mengatakan, ada sekitar 400 orang ditangkap dalam serangan itu.
“Pendudukan bertujuan untuk menciptakan kekacauan dan menegaskan diri mereka di al-Aqsa,” kata Kiswani selama wawancara telepon dengan Al Jazeera Arabic. “Mereka meninggalkan masjid dalam keadaan hancur.”
“Apa yang terjadi hari ini adalah serangan terhadap semua jemaah yang damai. Ini adalah serangan terencana yang biadab terhadap jemaah,” tambahnya.
Petugas Medis Dilarang Masuk
Penggerebekan dimulai sesaat setelah selesai sholat subuh, sekitar pukul 05.30 WIB, dan berlanjut hingga sekitar pukul 09.30 WIB.
Pasukan Israel menyerbu halaman masjid dari beberapa gerbang, memanjat atap aula kiblat–bangunan utama di situs tempat shalat berjamaah–dan mulai menembaki jemaah, mencegah petugas medis mengakses gedung untuk merawat para jemaah yang terluka.
Rekaman yang dibagikan secara online menunjukkan gas air mata dan granat kejut ditembakkan di dalam aula doa berkubah perak.
Setelah empat jam penyerangan, pasukan Israel membersihkan semua halaman masjid dari hampir semua jamaah. Mereka kemudian pindah ke jamaah di dalam aula kiblat yang menolak untuk dipaksa keluar. Lusinan petugas Israel memaksa masuk dan menembak langsung ke arah mereka, sebelum menangkap setidaknya 80 orang.
Akibat serangan pasukan Israel itu, bangunan-bangunan di dalam kompleks Masjid AL-Aqsa rusak. Beberapa jendela bersejarahnya juga dihancurkan oleh pasukan Israel, menurut saksi mata.
Petugas medis, jurnalis, sukarelawan masjid, dan wanita menjadi sasaran serangan, menurut laporan media Palestina. Wartawan Muhammad Samreen dan Rami al-Khateeb termasuk di antara mereka yang terluka. Setidaknya satu anak ditahan.
Sementara itu, penjaga Israel yang ditempatkan di gerbang masjid menghentikan warga Palestina memasuki situs tersebut menjelang salat Jumat, yang akan dimulai sekitar pukul 1 siang waktu setempat. Jemaah yang datang dari Tepi Barat yang diduduki dan di dalam Israel diizinkan masuk tak lama setelah itu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
